- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang

Keterangan Gambar : TNI AL menyiagakan kekuatan penuh di titik strategis Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur guna mengawal arus balik Lebaran 2026. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KETAPANG: TNI AL menyiagakan kekuatan penuh di titik strategis Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur guna mengawal arus balik Lebaran 2026.
Langkah ini dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran mobilisasi masyarakat pada masa arus balik Lebaran, serta bentuk sinergi antar-matra guna memastikan pelayanan penyeberangan berjalan aman dan kondusif.
Dalam.siaran resmi TNI AL disebutkan, sebanyak 480 personel gabungan TNI dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di wilayah pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali tersebut.
Baca Lainnya :
- Sudah 3 Prajurit TNI Kontingen Garuda UNIFIL Gugur Kena Serangan Militer di Lebanon0
- Dilepas Kasal, Wamendag, Wamen UMKM: KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet ASEAN Keliling 8 Negara0
- Wakasal Pimpin Deck Reception Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di Geladak KRI Bima Suci0
- Diserang Israel, Anggota TNI Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon0
- Dua Kapal Perang Kerajaan Thailand Tinggalkan Jakarta, Dilepas Kodaeral III0
Kekuatan Unsur
TNI AL mendominasi pengerahan kekuatan dengan mengirimkan 380 prajurit yang terdiri dari berbagai satuan wilayah, antara lain Korps Marinir 130 personel dan Kodaeral V Surabaya 130 personel.
Selain dukungan personel, TNI AL juga mengerahkan satu unsur kapal angkut strategis yaitu KRI Teluk Kupang-519 yang membawa 120 personel yang siap dioperasikan sewaktu-waktu untuk mendukung kelancaran logistik maupun pergerakan penumpang.
Operasi pengamanan di lapangan dipimpin langsung oleh Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Puji Santoso selaku Komandan Satuan Tugas di area pelabuhan. TNI AL juga bersinergi dengan TNI AD yang menerjunkan 100 personel.
Penebalan pengamanan dan dukungan prajurit TNI AL ini diharapkan arus balik dari dan melalui Pelabuhan Ketapang dapat berjalan tertib tanpa kendala berarti, sekaligus meminimalisir potensi gangguan keamanan di area vital nasional.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan bahwa TNI AL harus senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran agenda nasional, termasuk pengamanan dan pelayanan arus mudik/balik Lebaran. (Arry/Mar)











