- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
Diserang Israel, Anggota TNI Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon

Keterangan Gambar : Praka Farizal Rhomadhon. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Tentara Nasional Indonesia (TNI) berduka. Prajurit TNI dari Yonif 113/Jaya Sakti, Praka Farizal Rhomadhon, gugur akibat serangan Israel saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan.
Farizal adalah anggota Satgas Indonesian Battalion Kontingen Garuda UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon). Farizal yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL gugur dalam serangan yang terjadi di dekat Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026) malam.
Serangan tersebut menghantam markas kontingen Indonesia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di kota Adshit al-Qusayr.
Baca Lainnya :
- Presiden Prabowo Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang0
- Dua Kapal Perang Kerajaan Thailand Tinggalkan Jakarta, Dilepas Kodaeral III0
- Melintasi Samudra Hindia, Ini yang Dilakukan Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di KRI Bima Suci0
- Kekuatan Baru Armada TNI AL, KRI Prabu Siliwangi-321 Disambut Panglima TNI dan Kasal0
- ASEAN Plus Cadet Sail 2026 Dimulai, 141 Peserta dari 26 Negara Berlayar Bersama0
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com insiden tersebut selain 1 prajurit meninggal dunia, juga mengakibatkan 1 orang luka berat dan 2 lainnya luka ringan.
Praka Farizal disebutkan gugur pada Minggu, pukul 20.44 waktu Lebanon atau Senin (30/3/2026) pukul 01.40 WIB. Dia gugur di Indobatt UNP 7-1 Desa Achid Alqusayr, Lebanon Selatan akibat serangan Altileri Israel Defence Forces (IDF).
Praka Farizal beradal dari Dusun Ledok, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Pria yang dilahirkan pada 3 Jsnuari 1998 itu meninggalkan istri dan seorang anak yang masih balita.
Indonesia melalui Kenterian Luar Negeri mengecam keras insiden tersebut. "Indonesia mengecam keras insiden tersebut dan menyerukan dilakukannya penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," kata Kementerian Luar Negeri dikutip dari akun X resmi @Kemlu_RI, Senin (30/3/2026).
"Indonesia memberikan simpati untuk keluarga yang ditinggalkan, serta mendoakan pemulihan sepenuhnya bagi personel yang terluka. "Indonesia sangat berduka atas kehilangan ini. Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada personel yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya bagi perdamaian dan keamanan internasional," tulis Kementerian Luar Negeri Indonesia.
Kemenlu RI menegaskan, setiap tindakan yang membahayakan peacekeeper tidak dapat diterima dan mengganggu upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas. (Bow/oryza)











