- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
Dilepas Kasal, Wamendag, Wamen UMKM: KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet ASEAN Keliling 8 Negara

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melepas keberangkatan KRI Bima Suci dalam rangka melanjutkan pelayaran etape kedua Kartika Jala Krida (KJK) 2026. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melepas keberangkatan KRI Bima Suci dalam rangka melanjutkan pelayaran etape kedua Kartika Jala Krida (KJK) 2026.
Pelepasan dilakukan di Dermaga Markas Komando Lintas Laut Militer (Mako Kolinlamil), Jakarta Utara, Selasa (31/3/2026). Selain Kasal, hadir pula Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, B.A., M.Sc. dan Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza.
Pelepasan ini menandai dimulainya Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa, sekaligus pelaksanaan latihan praktik pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2026 bagi Taruna Akademi TNI AL (AAL) Angkatan ke-73.
Baca Lainnya :
- PM Takaichi: Jepang-Indonesia Siap Perkuat Ekonomi, Maritim dan0
- Wakasal Pimpin Deck Reception Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di Geladak KRI Bima Suci0
- Disambut Kodaeral III, 3 Kapal Perang Rusia Merapat di Tanjung Priok, Ada Apa ?0
- Diserang Israel, Anggota TNI Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon0
- Presiden Prabowo Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang0
Pada latihan dan praktik kali ini TNI AL menggandeng Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat diplomasi maritim sekaligus mendorong promosi produk UMKM Indonesia ke pasar internasional.
Keterlibatan Kementerian UMKM dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi produk lokal ke pasar global melalui kolaborasi dengan TNI AL. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas, memperkuat branding, serta membuka peluang ekspor bagi UMKM Indonesia di berbagai negara tujuan pelayaran.
Sebanyak 79 Taruna AAL bersama perwira pendamping dan kru KRI Bima Suci mengikuti pelayaran tersebut. Selain itu, terdapat 52 peserta delegasi ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara sahabat, sehingga total peserta mencapai 131 orang.
KRI Bima Suci akan berlayar menempuh rute Surabaya – Jakarta – Belawan – Sri Lanka – Singapura – Vietnam – China – Korea Selatan – Rusia – Jepang – Filipina – Bitung dan kembali ke Surabaya dengan total jarak 16.877 Nautical Mile selama 124 hari.
Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para Taruna dalam memperdalam ilmu kelautan. Kasal juga menambahkan bahwa para peserta sangat antusias mengikuti pelayaran ini sebagai sarana untuk membangun persahabatan antar pelaut dari berbagai negara, sekaligus mempererat seaman brotherhood di antara mereka.
Pelayaran muhibah diplomasi ini menjadi bukti konkret komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi pertahanan regional, menjalin persahabatan, dan mencetak generasi pemimpin maritim yang siap menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. (Arry/Mar)











