- Ribuan Liquid Vape Rp34,9 Miliar Dioplos Keripik Singkong, Disita Lanal Lampung di Bakauheni
- Penertiban Kendaraan ODOL Diperluas hingga Pelabuhan, Menhub: Tingkatkan Keselamatan
- Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur
- Pelindo dan PELNI Akhirnya Batal Merger, Ini Kata Danantara
- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
Kapal KM Lombok Tabrak Karang di Pulau Deli Banten, 11 ABK Diselamatkan Satgas Marinir

Keterangan Gambar : Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Satgasmar Pam Puter) Pulau Deli, Pandeglang, Banten, mengevakuasi 11 ABK KM Lombok yang mengalami kecelakaan laut di perairan Pulau Deli. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), AKARTA: Cuaca buruk, Kapal Motor (KM) Lombok menabrak karang di Perairan Laut Pulau Deli, Pandeglang, Banten. Minggu (20/4/). Sebanyak 11 ABK selamat setelah ditolong oleh Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Satgasmar Pam Puter) Pulau Deli.
Prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Satgasmar Pam Puter) Pulau Deli membantu evakuasi dan penyelamatan terhadap 11 ABK. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Lainnya :
- Jelajahi Sungai Kapuas Naik Kapal Perang, Anak Muda Diajak Kenal Dunia Maritim0
- Bawa 177 Wisman, Kapal Pesiar Raksasa Scenic Eclipse 2 Singgah di Makassar0
- Bangkitkan Geliat Budidaya Rumput Laut di Kepulauan Seribu, Ini Strategi KKP0
- Surplus Neraca Perdagangan Perikanan 2024 Naik 9,1 %, Dipicu Kenaikan Ekspor0
- Penangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Wajib Penuhi Standar Internasional RFMO0
Kejadian bermula dari laporan nelayan tentang adanya kecelakaan laut di Perairan Laut Pulau Deli. Prajurit Marinir bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada jarak tempuh perjalanan sekitar 3 jam.
Upaya evakuasi dan penyelamatan ABK KM. Lombok asal Binuangeun, Lebak yang berjumlah 11 orang ini dilakukan dengan memberikan pertolongan sementara di Pos Marinir. Penyebab kecelakaan diduga karena faktor cuaca buruk, sehingga kapal menabrak karang dan mengakibatkan kapal bocor dan rusak berat.
Dari hasil investigasi sementara kerugian yang dialami yaitu berupa satu unit kapal pemancing rusak berat pada lambung belakang kapal. Hal ini mengakibatkan kapal karam dan 11 korban luka ringan.
Dansatgasmar Pulau Deli, Lettu Marinir Muhammad Anwar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap aksi cepat dari para prajuritnya dalam mengambil tindakan penyelamatan dan pertolongan yang dilakukan.
"Ini menunjukkan jati diri sebagai Prajurit Korps Marinir yang membanggakan. Prajurit Marinir harus selalu siap siaga dalam situasi kondisi apapun, terkhusus dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat sekitar," jelas Dansatgasmar Pulau Deli, Lettu Marinir Muhammad Anwar.
Kerberhasilan dalam menyelamatkan dan evakuasi korban kecelakaan laut ini selaras dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh prajurit TNI AL khususnya yang tengah menjalankan misi mulia untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan merespon cepat segala informasi yang diterima terutama dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di Perairan Nusantara. (Bow/Oryza)











