- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang

Keterangan Gambar : Material batu-batuan memenuhi jalanan pascabanjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1). Foto: BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SULAWESI UTARA: Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Prov. Sulawesi Utara (Sulut). Banjir melanda tiga kecamatan dan mengakibatkan 9 warga meninggal dunia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 Wita. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir bandang di Kepulauan Sitaro melanda tiga kecamatan yaitu Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat.
Insiden terjadi setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam durasi waktu cukup lama. Data yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) material batuan dan lumpur memenuhi jalanan dan meluber hingga bangunan warga.
Baca Lainnya :
- Speedboat Srikandi Express Tenggelam, 4 ABK Dievakuasi Prajurit Lanal TBĶ0
- Pers Harus Tegakkan Pilar Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Disrupsi Teknologi0
- 200 Wartawan Bakal Ikuti Retret di Akmil Magelang, Digodok Bela Negara0
- KI DKI Catat Rekor Tertinggi E Monev KIP 2025, Gubernur Pramono Anung: Luar Biasa0
- Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak, Nyawa 16 Penumpang Terenggut0
BNPB menyebutkan pada Senin siang (5/1) banjir telah surut, namun jaringan listrik dan telekomunikasi di wilayah terdampak terputus.
Data sementara yang dikumpulkan oleh tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Sitaro tercatat rincian korban jiwa antara lain 9 orang meninggal dunia, 5 orang dalam pencarian, 17 orang mengalami luka-luka, dan 102 jiwa mengungsi di gedung GMIST Bethbara.
Lima unit rumah dilaporkan hilang atau hanyut. Kerugian material lainnya masih dalam pendataan. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan pencarian korban yang dilaporkan hilang. Kendala yang dihadapi tim di lapangan untuk mobilisasi sumber daya adalah penyesuaian jadwal penyeberangan kapal menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro. (Arry/Mar)











