- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang

Keterangan Gambar : Material batu-batuan memenuhi jalanan pascabanjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1). Foto: BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SULAWESI UTARA: Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Prov. Sulawesi Utara (Sulut). Banjir melanda tiga kecamatan dan mengakibatkan 9 warga meninggal dunia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 Wita. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir bandang di Kepulauan Sitaro melanda tiga kecamatan yaitu Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat.
Insiden terjadi setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam durasi waktu cukup lama. Data yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) material batuan dan lumpur memenuhi jalanan dan meluber hingga bangunan warga.
Baca Lainnya :
- Speedboat Srikandi Express Tenggelam, 4 ABK Dievakuasi Prajurit Lanal TBĶ0
- Pers Harus Tegakkan Pilar Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Disrupsi Teknologi0
- 200 Wartawan Bakal Ikuti Retret di Akmil Magelang, Digodok Bela Negara0
- KI DKI Catat Rekor Tertinggi E Monev KIP 2025, Gubernur Pramono Anung: Luar Biasa0
- Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak, Nyawa 16 Penumpang Terenggut0
BNPB menyebutkan pada Senin siang (5/1) banjir telah surut, namun jaringan listrik dan telekomunikasi di wilayah terdampak terputus.
Data sementara yang dikumpulkan oleh tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Sitaro tercatat rincian korban jiwa antara lain 9 orang meninggal dunia, 5 orang dalam pencarian, 17 orang mengalami luka-luka, dan 102 jiwa mengungsi di gedung GMIST Bethbara.
Lima unit rumah dilaporkan hilang atau hanyut. Kerugian material lainnya masih dalam pendataan. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan pencarian korban yang dilaporkan hilang. Kendala yang dihadapi tim di lapangan untuk mobilisasi sumber daya adalah penyesuaian jadwal penyeberangan kapal menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro. (Arry/Mar)











