- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
- KKP: Pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih Serap 17.550 Tenaga Kerja
- Percepat Penanganan Bencana di Sumatera, KRI Makassar-590 Angkut Alat Berat dari Kalimantan
- Bantuan Beras 1,2 Ton Diangkut Pesawat Udara TNI AL, Disalurkan ke Korban Bencana di Gayo Lues Aceh
- Bukan Operasi Penangkapan Biasa: Strategi Perang AS Berbasis Pusat Gravitasi
- Layanan Mutu KKP Sudah Dilengkapi ISO, Ekspor Komoditas Perikanan 2026 Optimistis Tumbuh Positif
- Jelajah Wisata Bangka Selatan, PWI Ajak Telusuri Jejak Sejarah dan Pesona Keindahan Bahari
- Nataru 2025/2026, ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang dan 850 Ribu Kendaraan di 15 Lintasan
- Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang
Banjir Bandang di Kepulauan Sitaro Sulut, 9 Orang Meninggal, 5 Rumah Hilang

Keterangan Gambar : Material batu-batuan memenuhi jalanan pascabanjir bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1). Foto: BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SULAWESI UTARA: Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Prov. Sulawesi Utara (Sulut). Banjir melanda tiga kecamatan dan mengakibatkan 9 warga meninggal dunia.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 Wita. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir bandang di Kepulauan Sitaro melanda tiga kecamatan yaitu Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat.
Insiden terjadi setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam durasi waktu cukup lama. Data yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) material batuan dan lumpur memenuhi jalanan dan meluber hingga bangunan warga.
Baca Lainnya :
- Speedboat Srikandi Express Tenggelam, 4 ABK Dievakuasi Prajurit Lanal TBĶ0
- Pers Harus Tegakkan Pilar Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Disrupsi Teknologi0
- 200 Wartawan Bakal Ikuti Retret di Akmil Magelang, Digodok Bela Negara0
- KI DKI Catat Rekor Tertinggi E Monev KIP 2025, Gubernur Pramono Anung: Luar Biasa0
- Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak, Nyawa 16 Penumpang Terenggut0
BNPB menyebutkan pada Senin siang (5/1) banjir telah surut, namun jaringan listrik dan telekomunikasi di wilayah terdampak terputus.
Data sementara yang dikumpulkan oleh tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Sitaro tercatat rincian korban jiwa antara lain 9 orang meninggal dunia, 5 orang dalam pencarian, 17 orang mengalami luka-luka, dan 102 jiwa mengungsi di gedung GMIST Bethbara.
Lima unit rumah dilaporkan hilang atau hanyut. Kerugian material lainnya masih dalam pendataan. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan pencarian korban yang dilaporkan hilang. Kendala yang dihadapi tim di lapangan untuk mobilisasi sumber daya adalah penyesuaian jadwal penyeberangan kapal menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro. (Arry/Mar)











