- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
- Lewat Karirhub, Kemnaker dan Universitas Harkat Negeri Jembatani Kampus dan Industri
- InaSkills 2026 Digelar 26-31 Oktober, Jaring Talenta Keterampilan Nasional
- Jaga Pesisir Pantura, Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Demak
- Jajaran Komisaris PELNI Temui Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali di Mabesal Cilangkap
- KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan
- KMP Batumandi Terbakar di Merak, Gubernur Banten Apresiasi Nelayan Sigap Menolong Penumpang
IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli

Keterangan Gambar : IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok bersama mitra operasional memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pelabuhan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pelabuhan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Tekad tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Komitmen Bersama tentang Anti Pungutan Liar (Pungli) Menuju Pelabuhan Bersih bersama para mitra operasional yaitu Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI) Perjuangan serta Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT Olah Jasa Andal dan PT Tangguh Samudera Jaya.
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan menegaskan pemberantasan pungli membutuhkan sinergi.
Baca Lainnya :
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan0
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional0
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas0
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA0
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM0
"Kami menyadari bahwa pemberantasan pungli tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh korporasi, melainkan membutuhkan sinergi, pengawasan yang ketat, dan integritas dari seluruh elemen yang terlibat langsung dalam kegiatan bongkar muat di lapangan," Daniel Setiawan dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2026).
Melalui komitmen bersama ini, seluruh pihak sepakat untuk menolak segala bentuk pungutan liar, menjalankan kegiatan operasional sesuai ketentuan yang berlaku, serta menjaga profesionalisme dan tanggung jawab dalam memberikan layanan.
Kesepakatan ini juga menegaskan pentingnya membangun hubungan kerja yang sehat, saling mengingatkan, dan mendukung terciptanya iklim operasional yang kondusif.
Komitmen KBSI
Sementara itu Ketua KBSI Perjuangan, Nuratmo menyatakan komitmennya untuk menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas di lingkungan pelabuhan.
"Kami berkomitmen untuk mengajak seluruh anggota senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, serta turut menjaga ketertiban dan integritas di lingkungan pelabuhan. Kami juga siap bersinergi dengan seluruh pihak dalam mencegah praktik pungutan liar dan mendukung pelaporan setiap indikasi penyimpangan melalui saluran resmi yang tersedia," ujar Nuratmo.
"Kami berharap komitmen ini dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem pelabuhan yang bersih, transparan, dan kondusif bagi seluruh pihak,” pungkas Nuratmo.
Saluran Pengaduan Resmi
Sebagai bagian dari implementasi komitmen mewujudkan pelabuhan bersih, seluruh pihak didorong untuk berperan aktif dalam pengawasan dan pelaporan apabila menemukan indikasi praktik pungli.
Pelaporan dapat disampaikan melalui saluran pengaduan resmi atau Whistleblowing System (WBS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga setiap dugaan pelanggaran dapat ditindaklanjuti secara objektif dan bertanggung jawab.
Melalui penguatan kolaborasi dengan para mitra operasional, IPC TPK berharap komitmen ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, upaya mewujudkan pelabuhan bersih, transparan, dan berintegritas dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
"IPC TPK menerapkan prinsip zero tolerance terhadap praktik pungutan liar dan segala bentuk pelanggaran integritas yang terbukti terjadi di lingkungan operasional perusahaan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga kepercayaan para pengguna jasa dan mitra usaha," tandas Daniel. (Arry/Wa)











