KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan

By : Indonesia Maritime News 21 Okt 2026, 03:15:07 WIB News
KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan

Keterangan Gambar : KMP Batumandi rute Pelabuhan Bakauheni-Merak terbakar di perairan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), CILEGON: TNI AL melalui Lanal Banten bergerak cepat dalam mendukung penanganan darurat kebakaran yang melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda, sekitar Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, Senin (20/10/2026) sore.

Dalam aksi penanganan darurat tersebut, Lanal Banten mengerahkan sejumlah unsur lautnya yakni Patkamla Pulau Sangiang I-3-57, RBB Pulau Deli dan RHIB Pulau Kali. Pengerahan unsur-unsur ini bertujuan untuk melaksanakan pemantauan intensif, pengamanan, serta mendukung pergerakan taktis di lokasi kejadian.

Selain unsur laut, Lanal Banten juga menyiagakan satu unit mobil ambulans beserta tim kesehatan guna mengantisipasi dan memberikan pelayanan medis darurat bagi para penumpang maupun personel gabungan yang bertugas.

Baca Lainnya :

Insiden kebakaran ini terjadi ketika KMP Batumandi yang melayani rute penyeberangan Bakauheni, Lampung–Merak, Banten yang sedang melaksanakan olah gerak menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, Banten.

Berdasarkan informasi dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), berkat kesigapan tim di lapangan, seluruh penumpang dan awak kapal (ABK) telah berhasil dievakuasi dengan selamat.

Sebanyak 420 penumpang berhasil dievakuasi oleh berbagai elemen termasuk pern serta ara nelayan yang sigap menolong sebelum Tim SAR tiba di lokasi

Proses pemadaman lanjutan, pengamanan dan penanganan bangkai kapal serta lokasi kapal tersebut terus dikoordinasikan secara intensif bersama Tim SAR Gabungan dan instansi terkait lainnya.

Respon Cepat TNI AL

Dalam siaran resmi TNI AL disebutkan, keterlibatan aktif Lanal Banten melalui pengerahan unsur laut dan dukungan medis ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam menjamin keselamatan pelayaran, serta respons cepat terhadap setiap situasi darurat di perairan yurisdiksi nasional terkhususnya di alur pelayaran strategis sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Sinergi yang solid antara TNI AL, tim SAR gabungan, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memperlancar proses penanganan insiden, memastikan ketersediaan dukungan kesehatan secara optimal, serta mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat.

Seperti diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB. Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, insiden dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB. Api diduga bersumber dari ruang mesin kapal.

Penumpang kapal tersebut berjumlah 420 orang berdasarkan manifest. Sedangkan data Basarnas menyebut ada 420 penumpang serta 40 kru kapal. Di dalam kapal juga terdapat 89 unit kendaraan. Dari total penumpang tersebut, sebanyak 393 orang berada di dalam kendaraan, sedangkan 27 orang lainnya merupakan penumpang pejalan kaki. (Han/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook