- Jajaran Komisaris PELNI Temui Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali di Mabesal Cilangkap
- KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan
- KMP Batumandi Terbakar di Merak, Gubernur Banten Apresiasi Nelayan Sigap Menolong Penumpang
- Kemenhub: Utamakan Penyelamatan Penumpang, Kebakaran Ditangani Terkoordinasi
- Ini Penjelasan ASDP, Seluruh Penumpang dan Awak Kapal KMP Batumandi berhasil Dievakuasi
- Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Berlayar ke Pulau 3T Papua Barat Daya
- Makan Bareng, Potret Kedekatan Masyarakat Kepulauan Solomon dengan Satgas Port Visit 2026
- Bareskrim Bongkar jaringan Internasional Penyelundupan 12 Boks Benih Bening Lobster, Nilainya Rp5,8 Miliar
- Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Jumlah Alumni Terserap di Pasar Kerja
- Tangkapan TNI AL di Lampung, Ribuan Cartridge Liquid Vape Yakuza dan Batman Dimusnahkan
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Gubernur Banten Apresiasi Nelayan Sigap Menolong Penumpang

Keterangan Gambar : KMP Batumandi yang membawa 420 penumpang terbakar hebat di perairan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: KMP Batumandi yang membawa 420 penumpang terbakar hebat di perairan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Nelayan dan masyarakat sigap menolong penumpang sebelum Tim SAR tiba.
Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni Lampung menuju Pelabuhan Merak, Cilegon Banten, tersebut terbakar sekitar pukul 16.15 hanya sekitar 700 meter sebelum berlabuh.
Melihat asap hitam membumbung tinggi dan kobaran api, kapal-kapal kecil milik nelayan yang berada di sekitar lokasi segera mendekat. Nelayan dengan sigap memberikan pertolongan. Mereka membantu mengevakuasi penumpang terutama anak-anak dan balita.
Baca Lainnya :
- Ini Penjelasan ASDP, Seluruh Penumpang dan Awak Kapal KMP Batumandi berhasil Dievakuasi0
- Catat, KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala 31 Oktober 20260
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 20260
- Prajurit dan Penyelam TNI AL Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 Diganjar Penghargaan0
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM0
Pertolongan cepat kalangan nelayan dan masyarakat setempat dilakukan sebelum TIM SAR dan kapal bantuan lainnya tiba di lokasi. Menggunakan perahu yang biasa digunakan mencari ikan, nelayan menarik sekoci berisi penumpang yang menyelamatkan diri.
Sikap mulia kalangan nelayan yang membantu mengevakuasi penumpang terutama bayi dan anak-anak, diapresiasi oleh Gubernur Banten, Andra Soni. Apa yang dilakukan nelayan tersebut merupakan wujud nyata kesetiakawanan sosial masyarakat Banten.
"Saya mengapresiasi reaksi spontan masyarakat dan para nelayan yang secara sukarela membantu evakuasi. Terima kasih kepada warga sekitar Merak yang telah membantu saudara-saudara kita," kata Andra
Dikatakan Andra, Pemprov Banten terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penumpang yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendapatkan penanganan.
Andra menjelaskan, sebanyak 16 orang sempat mendapatkan penanganan medis, terdiri atas 11 orang di Puskesmas Pulomerak dan lima orang di Rumah Sakit Krakatau Medika.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Seperti diketahui, KMP Batumandi milik ASDP terbakar di perairan Merak sekitar pukul 16.15 WIB saat akan sandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon.
Kepala KSOP Kelas I Banten, Yogie Nugraha menjelaskan, kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB. Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, insiden dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB. Api diduga bersumber dari ruang mesin kapal.
Sementara itu Kabid Humas Polda Banten Maruli Hutapea mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Penumpang kapal tersebut berjumlah 420 orang. Sedangkan data Basarnas menyebut ada 420 penumpang serta 40 kru kapal.
"Berdasarkan manifest, jumlah penumpang KMP Batumandi sebanyak 420 orang. Di dalam kapal juga terdapat 89 unit kendaraan. Dari total penumpang tersebut, sebanyak 393 orang berada di dalam kendaraan, sedangkan 27 orang lainnya merupakan penumpang pejalan kaki," kata Kombes Maruli.
"Untuk kronologi lengkap dan penyebab kebakaran, kami mohon masyarakat bersabar. Nantinya akan ada tim yang melakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya. (Han/Mar)











