- Budi Daya Lobster di Lombok Timur, KKP Dorong Kemajuan Ekosistem
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?
- KKP - ISI Yogyakarta Kembangkan Harta Karun BMKT untuk Ilmu Pengetahuan dan Seni
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka
- Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
- Podcast PWI CHANNEL Resmi Diluncurkan, Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana
- Pos Binpotmar Pegatan-Tim Gabungan Selamatkan Kapten dan ABK TB Armada Jaya 11
- Direksi PELNI Rayakan Harpelnas bersama Penumpang KM Tidar di Pelayaran Baubau ke Maumere
- Kapal TB Armada Jaya 11 Bawa 7 ABK Tenggelam di Perairan Katingan Kalteng
Indonesia-Australia Patroli Perikanan di Perairan Perbatasan

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Australian Border Force (ABF), dan Australian Fisheries Management Authority (AFMA) menggelar patroli bersama Jawline–Arafura 2025. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Australian Border Force (ABF), dan Australian Fisheries Management Authority (AFMA) menggelar patroli bersama Jawline–Arafura 2025.
Patroli digelar di wilayah perbatasan Indonesia–Australia pada tanggal 19-27 September 2025. Kedua negara bersama-sama menjaga perbatasan dari kegiatan ilegal.
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono mengatakan operasi ini difokuskan pada wilayah perbatasan kedua negara.
Baca Lainnya :
- Forum APEC, KKP Dorong Keberlanjutan Perikanan Pelagis Kecil0
- KKP Stop Reklamasi Pantai di Konawe Selatan0
- Nah! Program Kampung Nelayan Merah Putih Diawasi Kejagung, Lokasi Dipasang CCTV 0
- Lengkapi Amdal Tambak Udang Pantura, KKP Serap Aspirasi Masyarakat0
- Jangan Takut Makan Udang, KKP: Rantai Produksi Bebas Radioaktif0
“Operasi ini merupakan salah satu implementasi kerja sama di bidang pengawasan perikanan antara Indonesia dan Australia atau Indonesia-Australia Fisheries Surveillance Forum (IAFSF) dalam menjaga perairan perbatasan kedua negara dari kegiatan ilegal,” ungkap Ipunk, sapaan akrab Pung Nugroho dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Ipunk menambahkan, operasi bersama fokus di perbatasan Indonesia-Australia, sebagai kawasan strategis yang berpotensi terjadi kegiatan ilegal. Di sela-sela operasi juga dilakukan latihan bersama oleh awak KP Orca 06 dan kapal ABF, serta diakhiri dengan kunjungan pelabuhan (port visit) KP. Orca 06 ke Darwin, Australia.
Pelaksanaan kegiatan kolaboratif ini bersamaan dengan momen Bulan Bhakti Kelautan dan Perikanan untuk memperingati HUT ke-26 tahun KKP, yang jatuh pada 26 Oktober mendatang. “Operasi bersama ini telah berjalan efektif dan berhasil mencegah aktivitas illegal fishing selama operasi berlangsung,” ungkap Ipunk.
Sementara itu, Deputy Commander Maritime Border Command (MBC) ABF, Linda Cappello saat berkunjung ke KP. Orca 06 di Darwin menyampaikan, Pemerintah Australia mengapresiasi atas penyelenggaran operasi bersama Jawline-Arafura 2025 yang berjalan dengan sukses. Ke depan kerja sama ini akan terus ditingkatkan.
“Selain kegiatan patroli bersama juga dilakukan pertemuan ke-2 Forum Combined Coordination Group (CCG) yang diikuti delegasi Indonesia dari Direktorat Jenderal PSDKP, AFMA, ABF untuk membahas berbagai isu di bidang pengawasan dan penegakan hukum antar kedua negara serta rencana teknis pelaksanaan kerja sama ke depannya,” tutup Ipunk.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkap upaya KKP memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah laut yuridiksi Indonesia. Penguatan pengawasan diantaranya dengan meningkatkan sinergi bersama aparat penegak hukum lain di dalam negeri, serta menjalankankan program pengawasan kolaboratif bersama negara-negara sehabat. (Arry/Oryza)











