- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Indonesia Targetkan Jadi Pusat Logistik Modern di Asia Tenggara

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) dan Ketua Umum DPP ALFI Akbar Djohan. Foto: BKIP Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), TANGERANG: Sistem logistik yang efisien dan modern adalah salah satu kunci untuk memperkuat struktur ekonomi nasional. Indonesia diharapkan dapat menjadi pusat logistik modern di kawasan Asia Pasifik.
Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat menutup Forum Indonesia Logistic Outlook 2026 dan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Conference & Exhibition 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (14/11/2025).
“Presiden Prabowo telah menempatkan penguatan struktur ekonomi nasional sebagai prioritas utama. Pasalnya, kunci mendapatkan struktur ekonomi yang kuat adalah apabila sistem logistik nasional berjalan efisien, terintegrasi, dan modern,” ujar Dudy.
Baca Lainnya :
- Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pelindo Diapresiasi Pemprov Sulsel0
- Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Curah Cair0
- Pelayaran Perdana, PT PMT Layani Pengapalan Petikemas MSC Group rute Kuala Tanjung-Singapura0
- IPC TPK Perluas Jaringan Ekspor, Buka Rute Langsung Indonesia-Vietnam0
- IPC TPK Perkuat Kesiapan Operasional Alat Pemindai Petikemas, Tingkatkan Kualitas Layanan0
Ia menjelaskan, logistik merupakan denyut nadi ekonomi bagi sebuah bangsa. Ke depan, ia berharap Indonesia dapat menjadi pusat logistik modern di kawasan Asia Pasifik.
“Kehadiran para pelaku logistik, eksportir, importir, forwarder, industrialis, dan akademisi dalam forum ini menunjukkan bahwa transformasi logistik tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah saja," katanya.
"Dengan modal besar, semangat, dan antusiasme yang tinggi dari forum ini, kita punya harapan besar bahwa ekosistem logistik Indonesia mampu bergerak bersama, saling menguatkan, dan siap memimpin transformasi logistik di kawasan Asia Tenggara,” sambung Dudy.
Menhub menyampaikan, saat ini ALFI menaungi lebih dari 4.000 perusahaan anggota yang tersebar di 33 Provinsi di seluruh Indonesia, di mana semuanya terkait langsung dalam pergerakan barang domestik maupun internasional.
Menurutnya, forum ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan arah kebijakan strategis sekaligus menyatukan langkah dalam memperkuat daya saing rantai pasok di Indonesia.
“Dengan itu semua, fondasi ekonomi nasional sesuai Asta Cita akan makin tertopang kuat. Pertumbuhan ekonomi akan naik dengan terciptanya lapangan kerja baru, terbukanya akses UMKM ke dalam rantai pasok global, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga terciptanya stabilitas harga dan terjaganya inflasi,” urai Dudy.
Zero ODOL
Menhub Dudy juga menyatakan komitmennya untuk mendorong percepatan implementasi kebijakan Zero Over Dimension and Over Load (Zero ODOL) pada tahun 2027. Dijelaskan Menhub, ALFI dengan ribuan anggota yang aktif sangat terkait dengan isu besar ini.
Pemerintah bersama ALFI telah membahas isu ODOL dan mencari jalan keluarnya selama bertahun-tahun. "Perlu saya sampaikan, dukungan dari para anggota ALFI akan sangat menentukan keberhasilan Zero ODOL yang diinginkan bersama tanpa mengurangi efisiensi sistem logistik di lapangan,” sebut Dudy.
Ia mengapresiasi DPP ALFI serta asosiasi pendukung yang telah menyelenggarakan forum logistik terbesar di Indonesia ini. Kegiatan ini, kata Menhub, telah menjadi ruang pertemuan yang strategis untuk merumuskan arah besar transformasi logistik Indonesia di tengah perubahan ekonomi global, integrasi rantai pasok, serta digitalisasi logistik yang terus bergerak cepat.
Menhub Dudy mengajak seluruh stakeholder untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun percepatan transformasi logistik nasional. “Misi besar kita akan berada di jalan yang benar apabila Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, tetapi sebagai kekuatan logistik regional yang modern, efisien, dan berdaya saing tinggi. Semoga kerja sama Pemerintah, pelaku industri, dan seluruh asosiasi logistik dapat terus terjalin erat, saling menguatkan, dan membawa manfaat besar bagi Indonesia,” tandasnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Ketua Umum DPP ALFI Akbar Djohan, serta sejumlah pelaku jasa logistik nasional. (Bow/Mar)











