- Seru, Uji Ketangguhan Prajurit Koarmada II Menembus Medan Halang Rintang
- Presiden Prabowo: Kemajuan Bangsa Dimulai dari Gagasan Ilmuwan dan Akademisi
- Ekspor Produk Perikanan Indonesia Tembus 6,27 Miliar Dolar Amerika, BRIN Siapkan Teknologi
- Kasal Brunei Darussalam Kunjungi Mabes TNI AL
- Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Gubernur Pramono Anung: Hasilkan Karya Terbaik, Angkat Potensi Jakarta
- Porwanas XV, Cegah Atlet Selundupan SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Berbasis Barcode
- Pasukan Katak Koarmada II Peduli Disabilitas, Ajak Tunanetra Rasakan Pengalaman Sensasi Menyelam
- Delegasi Seskoal Kunjungi Singapore Armed Forces Training Institute Military Institute
- PELNI Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Kesejahteraan Pelaut
- Koarmada II Perkuat Sinergi Kelembagaan Dukung Program Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026
Duarr! Bom Bunuh Diri Meledak di Polsek Astana Anyar Bandung, Pelaku Tewas 3 Polisi Terluka

Keterangan Gambar : Ilustrasi. Fot: Ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),BANDUNG: Bom bunuh diri meledak.di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jabar, Rabu (7/12/2022) pagi. Satu terduga pelaku tewas, tiga polisi luka-luka.
Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan peristiwa teejadi sekitar pukul 08.20 WIB. Saat itu anggota Polsek Astana Anyar sedang melaksanakan apel pagi.
Tiba-tiba ada seorang laki-laki menerobos masuk ke Mapolsek Astana Anyar. Priq itu mengacungkan senjata tajam dan menerobos barisan apel pagi. Seketika anggota yang sedang apel menghindar.
Baca Lainnya :
- Presiden Jokowi Wanti-wanti Ancaman Cuaca Ekstrem di Penghujung 20220
- Hadapi Tantangan Global, Indonesia Ajak Negara Kepulauan Perkuat Ekonomi Biru0
- Syukuran Sederhana HUT ke-73 Polda Metro Jaya, Ini Pesan Kapolda Kepada Anggotanya0
- Genjot Ekonomi Nelayan Sampang, Ini Langkah Kementerian Kelautan0
- Heboh Pulau Widi Halmahera Dilelang di Amerika, Begini Sikap Pemerintah0
Duarr! Ledakan keras terjadi bersamaan dengan tewasnya lelaki tersebut di lobi polsek dengan tubuh tercerai berai.
"Tiga orang anggota kami mengalami luka-luka," jelas Aswin.
Tim Gegana Polri dan Tim Densus 88 sedang menyelidiki kasus ini. (Haf / Oryza)











