- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
- Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum
- Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
Dramatis, 23 ABK Terombang-ambing di Laut Dievakuasi Tim SAR

Keterangan Gambar : Sebanyak 23 ABK terombang-ambing di laut dievakuasi oleh Tim SAR gabungan. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Sebanyak 26 ABK (Anak Buah Kapal) terombang-ambing di perairan Flores dekat Bali, Minggu (26/2/2023) dinihari. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 23 ABK, sedangkan 3 lainnya termasuk kapten kapal memilih beetahan karena ingin memperbaiki mesin kapal yang rusak.
Evakuasi berlangsung dramatis di tengah gelombang tinggi. Puluhan ABK ini sudah 5 jam terombang-ambing di lautan akibat mesin kapal mati.
Tim gabungan termasuk dari TNI AL dan Polri bergerak cepat melakukan evakuasi 23 ABK menggunakan kapal SAR KN Puntadewa 250. Sedangkan kapten kapal dan 2 ABK lainnya tetap tinggal di kapal Jangkar Samudra yang mereka tumpangi.
Baca Lainnya :
- Perkuat Branding Go Global, BNI Gandeng Japan Airlines0
- Mutasi Jenderal Polri, Kadiv Humas Dedi Prasetyo Digantikan Sandi Nugroho0
- Keren! Satgas TNI AL Dapat Out Standing Perfomance dari Tim FQE UNIFIL0
- Innalillahi... Prof KH Alie Yafie Tutup Usia0
- Kapten Marinir Gadungan Ditangkap TNI AL, Wanita Korban: Terima Kasih Pomal0
Kapal Jangkar Samudra yang mengangkut 8 ton ikan mengalami kerusakan mesin saat berlayar dari Larantuka menuju Pelabuhan Maumere dengan mengangkut 8 ton ikan.
Mexianus Bekabel, Kepala Tim SAR Maumere mengatakan ketika pihaknya mendapat informasi ada kapal yang terombang-ambing di lautan, tim bergerak cepat.
"Saya langsung perintahkan Kasi Operasi untuk langsung berkordinasi dengan instansi samping, yaitu TNI AL dan Polri untuk melakukan kerjasama dalam melakukan evakuasi. Kondisi nelayan tersebut dalam keadaan sehat, Alhamdulillah," kata Mexianus.
Sebanyak 23 ABK yang berhasil evakuasi langsung dibawa ke Pelabuhan Wuring untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. (Riz/Oryza)











