- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Dipicu Petikemas Internasional Kinerja TPS Naik 9,27 Persen

Keterangan Gambar : Arus peti kemas di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Januari hingga November tahun 2024 naik 9,27% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Foto: Humas TPS
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Arus peti kemas di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Januari hingga November tahun 2024 naik 9,27% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Peningkatan ini didorong oleh kontribusi arus petikemas internasional.
Pada bulan ke sebelas tahun 2023, jumlah arus peti kemas tercatat sebesar 1.314.988 TEUs, sedangkan periode yang sama tahun 2024 jumlahnya meningkat menjadi 1.436.951 TEUs.
Kontribusi arus peti kemas internasional, pada tahun 2023 tercatat sebanyak 1.251.165 TEUs. Angka ini meningkat menjadi 1.367.203 TEUs pada tahun 2024, atau naik sebesar 9,27%. Sementara itu, arus peti kemas domestik naik 9,28%, dari 63.823 TEUs di tahun 2023 menjadi 69.748 TEUs pada tahun 2024.
Baca Lainnya :
- PTP Nonpetikemas Berhasil Kurangi Port Stay 33%, Ini Transformasi yang Dilakukan0
- Arus Peti Kemas Domestik Tumbuh Kinerja Operasi IPC TPK Naik 16,7% Triwulan 40
- SNI Award 2024, PTP Nonpetikemas Kembali Raih Peringkat Perak0
- Bangun Depot Ketiga di Surabaya, CMA CGM Perluas Jangkauan di Indonesia0
- IPC TPK Layani Kapal Perdana MSC Sijing, Dorong Pertumbuhan Ekspor Impor0
Perbandingan arus peti kemas antara ekspor dan impor pada periode Januari hingga November 2024 adalah 49% (673.757 TEUs) untuk peti kemas ekspor dan 51% (693.446 TEUs) untuk peti kemas impor. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, prosentase perbandingan arus peti kemas ekspor dan impor tidak mengalami perubahan. Pada 2023, ekspor menyumbang 49% dengan arus peti kemas sebanyak 617.681 TEUs, sementara impor tercatat sebanyak 633.484 TEUs atau 51% dari total arus peti kemas.
Selain itu, jumlah kunjungan kapal hingga November 2024 juga meningkat 0,9%, dengan total 1.111 kunjungan kapal dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang tercatat sebanyak 1.101 kunjungan kapal.
Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo mengungkapkan TPS terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor logistik nasional, dengan mencatatkan peningkatan signifikan dalam arus peti kemas sampai dengan November 2024. Pencapaian ini merupakan wujud kontribusi dari arus peti kemas yang terus tumbuh.
Dari sisi kinerja bongkar muat, TPS juga mencatat peningkatan, dengan capaian 54 box/ship/hour, melampaui kinerja bongkar muat yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak di Surabaya (48 box/ship/hour). TPS tetap masih memimpin perolehan market share dengan prosentase 83 % di Pelabuhan Tanjung Perak. (Arry/Oryza)











