- Bangun Proyek Dermaga Tanpa Izin, Dua Perusahaan di Riau Disegel KKP
- Puluhan Ekor Hiu Bambu Hasil Penangkaran Dilepas KKP di Laut Kepulauan Seribu
- Libur Sekolah, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
- Kapal Perang Inggris HMS Tamar (P233) Merapat di Jakarta, Ada Apa ?
- Pelindo Regional 2 Priok Gandeng Kejaksaan Tangani Kepastian Hukum Penyelenggaraan Kegiatan Kepelabuhanan
- Ini Hasil RUPS Pelindo 2025: Kinerja Tumbuh, Setor ke Negara Rp7,81 Triliun
- Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim
- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah
- Kunjungi PELNI di Pelabuhan Surabaya, Komisi XI DPR RI Dukung Peremajaan Kapal
- Menunggu Keputusan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Senayang, Kemenhub Sinkronkan Aspek Teknis
Digitalisasi dan Efisiensi Sumber Daya Alam Dinilai Signifikan, TTL Raih ISO 14001:2015

Keterangan Gambar : PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berhasil melaksanakan Audit dan mendapatkan ISO 14001:2015 yang berlangsung pada 21–23 April 2025.Foto: Humas TTL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berhasil melaksanakan Audit dan mendapatkan ISO 14001:2015 yang berlangsung pada 21–23 April 2025, dengan ruang lingkup yang diperluas hingga ke Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) sebagai terminal yang dikelola oleh TTL.
Audit dilaksanakan di site TTL dan di TPK Nilam. Berdasarkan hasil penilaian dari Badan Sertifikasi GCL International, TTL direkomendasikan untuk tetap mendapatkan sertifikasi ISO 14001:2015, yang menegaskan bahwa sistem manajemen lingkungan perusahaan telah berjalan efektif dan sesuai standar internasional.
Baca Lainnya :
- Pasca Macet Parah, Lalin di Priok Sudah Pulih, Dirut Pelindo: Solusinya, Bangun Jalan Baru0
- Pemudik Lebaran 2025 via Pelabuhan Pelindo Tembus 1,7 Juta Orang, Naik 2,4 %0
- Lebaran 2025, Pelindo Regional 2 Sukses Layani 202 Ribu Pemudik0
- Volume Kendaraan Melonjak, ASDP Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2025 di Bakauheni Terkendali0
- Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Pemudik Diminta Bertiket Sebelum ke Pelabuhan0
Auditor memberikan catatan positif bahwa PT. Terminal Teluk Lamong telah menunjukkan peningkatan pencapaian signifikan melalui penerapan digitalisasi sistem, “Kami mengapresiasi TTL dengan komitmen dan konsistensinya dalam melakukan manajemen lingkungan, khususnya penerapan digitalisasi secara menyeluruh disetiap proses bisnisnya. Hal ini berdampak langsung terhadap efisiensi penggunaan sumber daya alam, seperti minimnya penggunaan kertas dalam dokumentasi dan penggunaan bbm dalam operasionalnya” jelas Eni Herawati, Lead Auditor GCL International.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menjelaskan bahwasanya implemenasi audit ISO 14001:2015 ini merupakan komitmen perusahaan terhadap visi sebagai greenport terbaik.”Manajemen lingkungan sesuai ISO 14001 ini tidak hanya berlaku di TTL, namun juga kami dorong untuk diterapkan di seluruh terminal yang berada di bawah pengelolaan TTL seperti TPK Nilam, ini bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kinerja operasional dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan” ujar David.
Ia juga menegaskan bahwa TTL akan terus mendorong efisiensi operasional dan kepedulian lingkungan dalam setiap pengembangan bisnis ke depan. “Kami percaya bahwa terminal masa depan adalah terminal yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya.
ISO 14001:2015 ini merupakan standar internasional yang menekankan pada manajemen risiko lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi, serta peningkatan berkelanjutan dalam pengelolaan dampak lingkungan.
Keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 14001:2015 ini, semakin memperkuat posisi TTL sebagai greenport terminal serta merupakan cerminan dari budaya kerja TTL yang berorientasi pada kualitas, kepatuhan, dan keberlanjutan. (ARRY/Oryza)











