- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
Pemudik Lebaran 2025 via Pelabuhan Pelindo Tembus 1,7 Juta Orang, Naik 2,4 %

Keterangan Gambar : Pemudik Lebaran naik kapal laut lewat Pelabuhan Pelindo. Foto: Dok. Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat, pada masa angkutan Lebaran 2025 hingga H+7 Lebaran telah melayani 1.721.173 pemudik melalui seluruh terminal penumpang yang dikelola Perseroan. Jumlah ini meningkat 2,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yaitu H-15 hingga H+7.
Group Head Sekretariat Perusahaan, Ardhy Wahyu Basuki mengatakan, puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3) atau H-3 jumlah pemudik mencapai 129.882 orang. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada Senin (7/4) atau H+6 sebanyak 103.869 orang.
Baca Lainnya :
- Lebaran 2025, Pelindo Regional 2 Sukses Layani 202 Ribu Pemudik0
- Volume Kendaraan Melonjak, ASDP Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2025 di Bakauheni Terkendali0
- Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Pemudik Diminta Bertiket Sebelum ke Pelabuhan0
- Pelindo Regional 4 Gelar Sholat Idulfitri 1446 H di Area Pelabuhan Makassar0
- Ceees Motor Pak Tua Bocor, Masuk Pelabuhan Ciwandan Petugas Sigap Membantu,Pemudik pun Cus Meluncur0
“Kami bersyukur bahwa layanan arus mudik dan arus balik di pelabuhan telah berjalan lancar tanpa gangguan, seluruh dermaga beroperasi penuh 24/7 untuk melayani para pemudik” ujar Ardhy dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (12/4/2025).
Terminal Penumpang Tanjung Perak masih menjadi Pelabuhan tersibuk dengan penumpang tercatat sebesar 200.105 orang, kemudian disusul Tanjungpinang 196.695 orang, lalu Tanjung Balai Karimun 118.481 orang, Banten 107.913 orang, dan Makassar 82.709 orang.
“Berbagai fasilitas layanan pendukung yang kami siapkan juga telah dimanfaatkan oleh para pemudik, seperti tenda tambahan, toilet portable, alat pemeriksa barang bawaan, serta tambahan petugas pengamanan. Mudah-mudahan dapat membantu pemudik merasa lebih nyaman dan aman selama perjalanan,” sambung Ardhy.
Selain menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan pemudik secara mandiri, Pelindo juga berkolaborasi dengan BUMN lain menghadirkan penumpang lewat Posko Mudik BUMN di sejumlah terminal.
Posko tersebut menyediakan berbagai fasilitas, antara lain layanan cek kesehatan gratis, pembagian obat gratis, buka puasa & refreshment, penyediaan area ibadah, ruang istirahat, working space, penyediaan ruang bayi & laktasi, serta area playground untuk anak.
Asti, pemudik yang menggunakan fasilitas Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan merasa sangat terbantu pada saat mudik bersama orangtuanya. "Alhamdulillah, saya merasakan fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh Pelindo sangat baik. Kebetulan saya mudik bersama Ibu saya pengguna kursi roda yang membutuhkan akses yang mudah. Petugas dengan sigap memberikan layanan kursi roda untuk melewati garbarata sehingga mudah untuk akses ke dalam kapal," ungkapnya.
Sementara itu arus kendaraan yang telah melewati Terminal Roro Pelindo rata-rata didominasi di Pelabuhan Ciwandan, Banten sebanyak 81.955 unit. Kemudian Tanjung Perak 29.808 unit, Lembar 14.249 unit, Trisakti 7.415 unit, dan Tanjung Wangi 7.319 unit. Jumlah total kendaraan yang melintas mencapai 169.595 unit.
“Kami sangat mengapresiasi koordinasi yang baik antar seluruh stakeholder, baik internal maupun eksternal, termasuk Kemenhub, KSOP, Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Daerah sehingga Angkutan Laut Lebaran 2025 telah terselenggara dengan lancar dan aman,” tandas Ardhy. (Bow/Oryza)











