- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
Buru Penyelundup, Bakamla Luncurkan Kapal Berkecepatan Tinggi

Keterangan Gambar : Bakamla meluncurkan satu unit kapal berkecepatan tinggi buatan dalam negeri. Foto: Humas Bakamla
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), BATAM: Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI meluncurkan satu unit kapal berkecepatan tinggi. Kapal tersebut diproduksi di Batam, Kepulauan Riau.
Kepala Bakamla, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengatakan, kapal bernomor lambung HSC 32-03 ini merupakan kapal ketiga di kelasnya. Kapal tersebut dinilai sangat diandalkan dalam penegakan hukum, khususnya di wilayah perbatasan yang beepotensi rawan penyelundupan.
Hadirnya kapal tersebut diharapkan mampu membuat penyelundup gentar. "Secara tidak langsung akan menekan niat dan mereduksi aktivitas penyelundupan,” jelas Aan dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (17/12/2022).
Baca Lainnya :
- Prakiraan Gelombang Tinggi Dalam Sepekan, Ini Dia Wilayah yang Harus Diwaspadai0
- Ini Dia Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru Diterbitkan Kemenhub0
- Otoritas Pelabuhan Marunda Diminta Menarik PNPB Secara Governance0
- Begini Kondisi Cuaca Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Lainnya Sabtu 13 Agustus 20220
- Gerai Maritim, Kapal Tol Laut Angkut Minyak Goreng ke Indonesia Timur 0
Adapun spesifikasi kapal tersebut: panjang 14.30 meter, lebar 3.3 meter. Badan kapal, terbuat dari aluminium dengan mesin 3 x 425 HP. Sedangkan kecepatannya mencapai 65 knots dengan akomodasi enam orang.
Dijelaskan Aan Kurnia, karakteristik penyelundupan di perbatasan saat ini bergerak menggunakan kapal berkecepatan tinggi. Sehingga untuk menghadapinya diperlukan aset patroli yang memiliki kecepatan tinggi pula.
Aan mengucapkan terima kasih atas keberhasilan dari PT Palindo dalam membangun kapal tersebut. Hal ini sebagai wujud kemampuan industri maritim dalam negeri menghadapi keamanan maritim nasional.
"Saya berharap ke depan Bakamla dapat mengadakan HSC lebih banyak lagi dengan penambahan mesin 4 x 425 HP sehingga dapat mencapai kecepatan 70 knots," tandas Aan Kurnia. (Arry/ Oryza)











