- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Buru Penyelundup, Bakamla Luncurkan Kapal Berkecepatan Tinggi

Keterangan Gambar : Bakamla meluncurkan satu unit kapal berkecepatan tinggi buatan dalam negeri. Foto: Humas Bakamla
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), BATAM: Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI meluncurkan satu unit kapal berkecepatan tinggi. Kapal tersebut diproduksi di Batam, Kepulauan Riau.
Kepala Bakamla, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengatakan, kapal bernomor lambung HSC 32-03 ini merupakan kapal ketiga di kelasnya. Kapal tersebut dinilai sangat diandalkan dalam penegakan hukum, khususnya di wilayah perbatasan yang beepotensi rawan penyelundupan.
Hadirnya kapal tersebut diharapkan mampu membuat penyelundup gentar. "Secara tidak langsung akan menekan niat dan mereduksi aktivitas penyelundupan,” jelas Aan dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (17/12/2022).
Baca Lainnya :
- Prakiraan Gelombang Tinggi Dalam Sepekan, Ini Dia Wilayah yang Harus Diwaspadai0
- Ini Dia Syarat Perjalanan Dalam Negeri Terbaru Diterbitkan Kemenhub0
- Otoritas Pelabuhan Marunda Diminta Menarik PNPB Secara Governance0
- Begini Kondisi Cuaca Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Lainnya Sabtu 13 Agustus 20220
- Gerai Maritim, Kapal Tol Laut Angkut Minyak Goreng ke Indonesia Timur 0
Adapun spesifikasi kapal tersebut: panjang 14.30 meter, lebar 3.3 meter. Badan kapal, terbuat dari aluminium dengan mesin 3 x 425 HP. Sedangkan kecepatannya mencapai 65 knots dengan akomodasi enam orang.
Dijelaskan Aan Kurnia, karakteristik penyelundupan di perbatasan saat ini bergerak menggunakan kapal berkecepatan tinggi. Sehingga untuk menghadapinya diperlukan aset patroli yang memiliki kecepatan tinggi pula.
Aan mengucapkan terima kasih atas keberhasilan dari PT Palindo dalam membangun kapal tersebut. Hal ini sebagai wujud kemampuan industri maritim dalam negeri menghadapi keamanan maritim nasional.
"Saya berharap ke depan Bakamla dapat mengadakan HSC lebih banyak lagi dengan penambahan mesin 4 x 425 HP sehingga dapat mencapai kecepatan 70 knots," tandas Aan Kurnia. (Arry/ Oryza)











