- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 8
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers
- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah
- Sehari Jabat Kapolri, Suyudi Bongkar Gerbong Polri, 78 Pati Dirotasi, 19 Kapolda Diganti, Siapa Saja ?
- Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, dan Wahyu Hadiningrat Wakapolri
- DPR RI Setujui Komjen Suyudi jadi Kapolri, Puan Tepis Anggapan Proses Kilat: Sudah Sesuai Mekanisme
Gerai Maritim, Kapal Tol Laut Angkut Minyak Goreng ke Indonesia Timur

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan langsung peluncuran distribusi program Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat “Minyakita” bersama Menteri Perdagangan Zulfikli Hasan, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (11/8/2022).Foto Dok. Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com( IMN), JAKARTA: Sebanyak 1.200 Ton atau sekitar 1,3 juta liter minyak goreng kemasan diangkut menggunakan kapal tol laut menuju Indonesia Timur. Kapal tol laut memobilisasi minyak goreng kemasan rakyat ke wilayah Timur guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sekitar 1,3 juta liter minyak goreng tersebut diangkut menggunakan kapal tol laut KM. Kendhaga Nusantara 12, dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Tujuannya ke sejumlah daerah di wilayah Timur Indonesia, diantaranya yakni ke Papua, Maluku, dan NTT (Nusa Tenggara Timur).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan langsung peluncuran distribusi program Mobilisasi Minyak Goreng Kemasan Rakyat “Minyakita” bersama Menteri Perdagangan Zulfikli Hasan, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (11/8/2022).
Baca Lainnya :
- Asean Senior Transport Officials Meeting ke 53 di Bali,Indonesia Dorong Implementasi AFAMT0
- Buya Syafii Wafat, Presiden Jokowi: Selamat Jalan Sang Guru Bangsa0
- Bunda Indah: Negara Membutuhkan Peran Perempuan Untuk Kemajuan Bangsa0
- Waduh, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Tenggelam0
- Perang Rusia-Ukraina dan Inflasi Tak Berpengaruh Signifikan,IPCM Bukukan Laba Rp 37,7 M0
Menhub mengaku senang, karena tol laut terus memberikan perannya. “Kami bersama Menteri Perdagangan bisa mendistribusikan minyak goreng ke Indonesia Bagian Timur dengan harga yang terjangkau,” kata Menhub.
Budi Karya mengapresiasi upaya yang dilakukan jajaran Kemendag beserta sejumlah pemangku kepentingan terkait, yang telah menginisiasi dan mendukung upaya menstabilkan harga minyak goreng di wilayah Indonesia Timur.
HARGA MINYAK GORENG
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menjelaskan, harga rata-rata minyak goreng kemasan sederhana di Jawa dan Bali sudah mencapai Rp 13.000 per liter.
Sementara itu, harga minyak goreng kemasan sederhana di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, sebagian sudah Rp 14.000 per liter dan ada yang telah menyentuh angka Rp 13.500 per liter.
“Kita menggunakan tol laut sehingga biaya transportasi lebih ringan. Sehingga di daerah timur Indonesia bisa menikmati minyak kemasan sederhana seharga Rp. 14.000 per liter," sebut Zulkifli.
GERAI MARITIM
Pendistribusian minyak goreng dilaksanakan melalui Program Gerai Maritim yang bersinergi dengan Program Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) Ke Wilayah 3TP yang merupakan sinergi dari Kemendag, Kemenhub, dan ID FOOD selaku BUMN pangan pemasok MinyaKita, serta PT Bina Karya Prima (BKP) selaku produsen minyak goreng.
Dengan upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga barang/logistik seperti minyak goreng, khususnya di daerah wilayah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan (3TP).(Arry/Oriz)











