- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah
- Sehari Jabat Kapolri, Suyudi Bongkar Gerbong Polri, 78 Pati Dirotasi, 19 Kapolda Diganti, Siapa Saja ?
- Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, dan Wahyu Hadiningrat Wakapolri
- DPR RI Setujui Komjen Suyudi jadi Kapolri, Puan Tepis Anggapan Proses Kilat: Sudah Sesuai Mekanisme
- Tok! Komisi III DPR RI Aklamasi Setujui Komjen Suyudi Jabat Kapolri
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mendadak Diganti, Komjen Suyudi Jalani Fit and Proper Tes
Asesmen GCG Pelindo Raih Predikat Sangat Baik Pasca Merger, ini Kata BPKP

Keterangan Gambar : Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, pasca merger mendapatkan hasil asesmen Good Corporate Governance (GCG) pertama untuk tahun 2022. Penilaian dilakukan oleh BPKP RI selaku assessor. Hasilnya, Pelindo meraih skor 90,472 dengan predikat Sangat Baik.
Aryanto Wibowo, Direktur Pengawasan Bidang Usaha Konektivitas, Pariwisata, Kawasan Industri dan Perumahan BPKP Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) mengingatkan agar jangan hanya mengejar skor.
"Tetapi lebih pada bagaimana GCG benar-benar menjadi landasan dalam melakukan seluruh kegiatan dan aksi korporasi perusahaan, sehingga skor yang sangat baik ini mencerminkan kondisi GCG yang ada di Pelindo,” kata Aryanto dalam acara Exit Meeting GCG dikutip Sabtu (8/4/2023).
Baca Lainnya :
- Cerita Mata Air dan Air Mata Pohon di Jumat Berkah0
- Tutik Gatot Eddy, Istri Wakapolri Dimakamkan, Kebaikan Almarhumah Jadi Kenangan0
- Mudik Lebaran Jakarta-Merak Takut Terjebak Macet, Yuuk Naik Kereta Api Saja0
- Maling Ikan di Perairan Indonesia Pakai Modus Baru, 6 Kapal Asing Ditangkap0
- Alhamdulillah... Ekspedisi Ramadhan, Para Pelajar Ikuti Pesantren Kilat di Kapal Perang0
Penilaian penerapan GCG ini, kata Aryanto, mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Menteri BUMN SK-16-S. MBU yang memiliki indikator dan parameter sangat detail. Pencapaian Pelindo ini merupakan hasil evaluasi pertama kali pasca merger dan langsung mendapatkan skor lebih dari 90, merupakan hal yang luar biasa.
BUKAN HAL.MUDAH
Sementara itu Desty Arlaini, Asisten Deputi Bidang Jasa Logistik KBUMN, mengatakan penggabungan 4 BUMN bukan hal yang mudah. Pelindo pasca merger memiliki tantangan yang sangat besar, yaitu bagaimana mengimplementasikan pelaksanaan fungsi-fungsi dan budaya perusahaan.
“Hipotesa saya, penggabungan ini tidak akan lancar, kalau kondisi Pelindo baik sebelum dan setelah merger, tidak memiliki dasar pengelolaan perusahaan yang kuat, profesional, efektif dan efisien. Dimana semua aspek itu tercermin dalam penerapan GCG,” kata Desty.
Pelaksanaan asesmen tahun ini untuk memotret penerapan GCG perusahaan periode 1 Januari s.d 31 Desember tahun 2022. Beberapa penerapan GCG yang sudah dilakukan perusahaan di antaranya:
- Pengesahan pedoman perangkat GCG,
-Optimalisasi implementasi dan sosialisasi GCG
-Survei pemahaman GCG dan penandatanganan pakta integritas
-Pengendalian gratifikasi
-Pengelolaan whistle blowing system (WBS)
-Laporan LKHPN
-Penguatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan penguatan pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
TAHUN PERTAMA
Sementara itu Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono mengatakan masih banyak area improvement yang menjadi catatan pihaknya.
“Ini adalah tahun pertama pasca merger kami melakukan audit. Masih banyak area of improvement yang menjadi catatan bagi kami,” kata Arif Suhartono, Direktur Utama Pelindo.
Dikatakannya, dengan skor 90 lebih yang masuk dalam kategori Sangat Baik, tentunya menjadi cambuk untuk memastikan bahwa setiap kegiatan dan proses yang dilakukan di Pelindo dapat mencerminkan angka tersebut.
“Semua pencapaian ini tentunya tidak lepas dari dukungan dari Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan rekan-rekan dari Pelindo Group,” tandas Arif.(Arry/Oryza)











