- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siapkan Layanan Terbaik
- Setahun Danantara Indonesia, PELNI Salurkan 2.000 Paket Perlengkapan Sekolah di Maluku
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Banten Siapkan Pelabuhan Ciwandan Layani Pemudik
- Dilepas Kasal, Ratusan Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 2026 Berlayar Naik KRI Semarang-594
- Ketika Pelaksanaan Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Sesuai Perencanaan Teknologi Operasi Kembaran Digital Super Cerdas Hadir Menyelesaikan
- Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral
- 108 Ribu Penumpang, 353 Ribu Kendaraan Diprediksi Menyeberang dari Sumatera-Jawa
- Patroli Laut KRI Siribua-859, Kodaeral XII Amankan Objek Vital Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik
- Turun dari Kapal, Truk Bawa Puluhan Ribu Rokok Ilegal Dicegat Prajurit Lanal Mataram
- Presiden Prabowo Ajak Jadikan Al Quran Sebagai Sumber Persatuan dan Kedamaian Bangsa
ASDP Dorong Aksesibilitas dan Distribusi Logistik Kawasan Timur Perkuat Konektivitas Laut Indonesia

Keterangan Gambar : PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat konektivitas laut di kawasan Timur Indonesia sekaligus mendorong Aksesibilitas dan Distribusi Logistik Antarwilayah. Langkah ini menunjukkan komitmen korporasi.Foto: Humas ASDP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), LABUAN BAJO: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat konektivitas laut di kawasan Timur Indonesia sekaligus mendorong Aksesibilitas dan Distribusi Logistik Antarwilayah
Langkah ASDP ini menunjukkan komitmen korporasi dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Indonesia Timur melalui penyediaan layanan penyeberangan yang andal dan konsisten, khususnya untuk wilayah-wilayah yang belum terjangkau moda transportasi darat maupun udara.
Baca Lainnya :
- Kinerja Operasional Meningkat, Terminal Teluk Lamong Perkuat Logistik Maritim0
- Ramadan-Lebaran 2025, Pertamina Trans Kontinental Sukses Kawal Sandar Lepas Kapal BBM dan LPG 100 %0
- Tim Kelinci SPMT Group Inovasi Cerdas Efisiensi Operasional di Pelindo Inovation Awards 20250
- Cek Pelabuhan Wika Beton dan BBJ Lampung Pasca Lebaran, Menhub Apresiasi Pengusaha Angkutan Logistik0
- Lebaran 2025, Pelindo Solusi Logistik Pastikan Layanan Logistik Tetap Optimal 0
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, mengatakan bahwa operasional penyeberangan di Cabang Sape menjadi salah satu simpul penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, sekaligus menjawab tantangan geografis di kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“ASDP tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transportasi laut, tetapi juga sebagai katalisator pembangunan wilayah. Melalui Cabang Sape, kami mengoperasikan tiga lintasan strategis yang menjembatani kebutuhan logistik, mobilitas masyarakat, hingga pengembangan sektor pariwisata di wilayah timur Indonesia,” ujarnya, di Labuan Bajo , Kamis (29/5/2025).
Shelvy merinci tiga lintasan utama yang dilayani ASDP Cabang Sape mencakup rute Sape – Labuan Bajo yang menempuh jarak 75 mil laut dengan layanan kapal KMP. Cakalang dan KMP. Cucut; rute perintis Labuan Bajo – Waingapu sejauh 105 mil laut oleh KMP. Cucut; serta rute Labuan Bajo – Pulau Rinca sejauh 12 mil laut yang dilayani oleh KMP. Komodo.
Lintasan ke Pulau Rinca, lanjut Shelvy, menjadi salah satu rute unggulan yang menyokong aktivitas wisata. Pulau yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat ini dikenal sebagai habitat komodo dan menjadi bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Keindahan lanskap alam berupa perbukitan dan padang savana turut menjadikan pulau ini destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Dengan beroperasinya KMP. Komodo, kami ingin memastikan Pulau Rinca tetap terhubung secara berkelanjutan, baik untuk wisatawan maupun suplai logistik. Hal ini menjadi bukti konkret kontribusi ASDP dalam mendukung pengembangan destinasi super prioritas di Indonesia,” tambahnya.
Tidak hanya mendorong sektor pariwisata, menurut Shelvy, kehadiran layanan ASDP juga berperan penting dalam menjaga rantai pasok kebutuhan pokok dan bahan bangunan bagi masyarakat pulau-pulau kecil yang hanya dapat diakses melalui jalur laut. Peran ini menjadi sangat vital dalam mendukung pemerataan pembangunan dan kesejahteraan antarwilayah.
Dari Januari hingga April 2025, ASDP Cabang Sape telah mencatat pergerakan sebanyak 9.532 penumpang dan 4.683 unit kendaraan di tiga lintasan tersebut. Mayoritas kendaraan yang menyeberang adalah sepeda motor dengan jumlah mencapai 2.382 unit, mencerminkan tingginya mobilitas individu dan sektor informal antar pulau.
Untuk menjamin kenyamanan dan kepastian layanan, informasi jadwal keberangkatan kapal dapat diakses melalui akun resmi Instagram @asdp.sape. ASDP secara rutin memperbarui jadwal setiap bulan guna memudahkan perencanaan perjalanan masyarakat.
"Dengan memastikan konektivitas maritim tetap terjaga, ASDP kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam mendukung mobilitas, pertumbuhan ekonomi lokal, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan timur Indonesia," kata Shelvy mengakhiri.(Arry/Oryza)











