Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

By Indonesia Maritime News 04 Apr 2026, 20:14:12 WIB Hankam
Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Keterangan Gambar : Istri Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon meratapi kepergian suami tercinta sambil memeluk peti jenazah. Foto: YouTube Setpres



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Isak tangis keluarga mewarnai ruang persemayaman tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon saat peti jenazah memasuki ruang khusus di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026). 

Sebelumnya, jenazah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon tiba di Terminal Bandara Soetta sekitar pukul 17.58 WIB. Upacara resmi penyambutan diawali ketika tiga peti jenazah berbalut bendera merah putih digotong sejumlah prajurit dibawa masuk ke ruangan dan ditempatkan berjejer.

Di ruang persemayaman sudah hadir para pejabat negara antara lain Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Kapolri Jenderal Pol Listyo Prabowo, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan para pejabat lainnya.

Baca Lainnya :

Selanjutnya keluarga inti yaitu istri, anak dan orang tua diperkenankan menuju peti jenazah. Tangis keluarga pun pecah. Istri Serka Anumerta Muhammad Nur Ikhwan menangis sambil memeluk peti jenazah. Tak lama kemudian anaknya yang masih balita digendong, balita itu  diajak mengelus-elus peti jenazah ayahnya.

Kesedihan juga tak bisa ditutupi oleh istri Kopda Farizal. Ia melangkah lemas digandeng oleh ibunya dan seorang prajurit TNI menuju peti jenazah sang suami. Tangisnya pun pecah memeluk peti jenazah berbalut bendera merah putih.

Begitu pula istri stri Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar yang tak kuasa menahan kesedikan. Mengenakan gamis hitam, ia dan ibundanya serta seorang bocah lelaki memeluk peti jenazah sambil menangis.

Lagu Gugur Bunga yang mengiringi persemayaman jenazah menambah suasana haru. Tak sedikit pejabat hadir menitikkan air mata.

Istri para prajurit Pahlawan Perdamaian PBB tersebut kemudian ditenangkan, lalu diarahkan duduk di kursi dekat peti jenazah sambil menunggu kedatangan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelum ketiga jenazah dipulangkan ke Indonesia, upacara penghormatan militer juga digelar oleh UNIFIL di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, Kamis (2/4/2026) waktu setempat. Upacara dipimpin oleh Force Commander/Head of Mission UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.

Upacara tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon, jajaran KBRI, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, unsur militer Lebanon, serta kontingen internasional. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook