- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
- KKP Gandeng SnackVideo Kembangkan SDM Kelautan Perikanan
- 1.300 Ikan Napoleon BB Penyelundupan Akhirnya Dilepas KKP ke Laut
- Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal
Arus Petikemas Internasional dan Domestik TPS Meroket, Segini Angkanya

Keterangan Gambar : Pelabuhan petikemas yang dikelola PT Terminal Petikemas Surabaya. Foto: TPS
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Arus peti kemas di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada bulan Januari sampai Juli 2024 naik 10,11%. Angka ini naik signifikan dibanding periode yang sama pada tahun 2023.
Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo, memgatakan kenaikan arus peti kemas pada Januari hingga Juli tahun 2024 ini sangat besar. Pada tujuh bulan pertama tahun 2023, jumlah arus peti kemas tercatat sebesar 807.454 TEUs. Sedangkan pada periode yang sama tahun 2024 jumlahnya meningkat tajam mencapai 889.142 TEUs.
Baca Lainnya :
- Arus Petikemas Internasional dan Domestik TPS Meroket, Segini Angkanya0
- KSOP Sunda Kelapa Gandeng Politeknik Pelayaran Banten Latih Masyarakat Soal Keselamatan Pelayaran0
- Semester I-2024 Kinerja Pelindo Regional 4 Meningkat Layanan Kapal Tumbuh 6,01 Persen0
- Pelindo Siap Bangun Pelabuhan Batang Layani Kapal Tongkang & General Cargo Bobot 7000 DWT0
- Komitmen Pelabuhan Tanjungpinang, Lonjakan Penumpang Tak Kurangi Kualitas Layanan0
Pencapaian ini didorong oleh kontribusi dari peti kemas internasional sebanyak 842.467 TEUs dan peti kemas domestik sebanyak 46.675 TEUs. Angka ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana peti kemas internasional tercatat sebanyak 774.870 TEUs dan peti kemas domestik sebanyak 32.584 TEUs.
Perbandingan arus peti kemas antara ekspor dan impor adalah, 49% (409.632 TEUs) untuk petikemas ekspor dan 51% (432.835 TEUs) untuk peti kemas impor. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, arus peti kemas ekspor tahun 2024 meningkat 1 %.
Prosentase ekspor 48% di tahun 2023 merupakan kontibuksi arus peti kemas sebanyak 376.131 TEUs. Sebaliknya, arus peti kemas impor terkoreksi 1%. Arus peti kemas impor pada periode yang sama tahun 2023 tercatat sebanyak 398.739 TEUs.
Selain itu, jumlah kunjungan kapal hingga Juli 2024 juga meningkat 3,84 %, dengan total 703 kunjungan kapal dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebanyak 677 kunjungan kapal.
Jika perbandingannya month on month maka arus peti kemas di bulan Juli 2024 ini naik 5,87% (134.258 TEUs) dibandingkan bulan Juni 2024 (126.817 TEUs). Adapun kenaikan di bulan Juli 2024 dipicu oleh kontribusi peti kemas internasional sebanyak 128.920 TEUs dan peti kemas domestik sebanyak 5.338 TEUs. Pada bulan Juni 2024 kontibusi peti kemas internasional tercatat sebesar 120.013 TEUs dan kontribusi peti kemas domestik sebanyak 6.804 TEUs.
Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo, menyampaikan bahwa kenaikan arus peti kemas pada Januari hingga Juli tahun 2024 ini sangat besar. “Alhamdulillah, pada Januari hingga Juli tahun 2024 arus peti kemas di TPS mencapai kenaikan 10,11% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu, jauh melampaui rata-rata kenaikan tahunan yang biasanya berada pada rata-rata 5% per tahun,” ungkap Wahyu dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7/2024).
Wahyu menambahkan, pencapaian TPS adalah berkat dukungan semua pihak. “Hasil ini mencerminkan kerja keras dan dedikasi seluruh tim TPS serta kepercayaan pelanggan terhadap layanan kami. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan layanan prima,” tambah Wahyu.
Dari sisi kinerja bongkar muat, TPS juga mencatat peningkatan yang signifikan, dengan capaian 53 box/ship/hour, melampaui kinerja bongkar muat yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak di Surabaya (48 box/ship/hour). TPS tetap masih memimpin perolehan market share dengan prosentase 83 % di Pelabuhan Tanjung Perak. (Arry/Oryza)
Pelabuhan petikemas yang dikelola PT Terminal Petikemas Surabaya. Foto: TPS











