- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
8,3 Juta Warga Gunakan Moda Transportasi Umum Selama Libur Nataru

Keterangan Gambar : Kereta apii.Foto:Property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN)JAKARTA: Pada masa libur Nataru 2022/2023 tercatat 8.316.131 warga yang bepergian menggunakan angkutan umum. Jumlah ini meningkat 41,59% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif penumpang di semua moda, yang dihitung selama 12 hari masa pemantauan mulai Senin 19 Desember 2022 hingga Jumat 30 Desember 2022 kemarin.
"Jumlah ini meningkat 41,59% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yaitu sebanyak 4.857.432 penumpang,” demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dikutip Minggu (1/1/2023).
Baca Lainnya :
- Peduli Lingkungan, Pelindo Multi Terminal Tanam 2.000 Mangrove0
- Menyambut Tahun Baru 2023 dengan Untaian Doa 0
- Gelorakan Jalesveva Jayamahe ke Sanubari Rakyat Sebagai Bangsa Bahari0
- Vero Yudo Margono: Berikan Kontribusi Positif Untuk Organisasi dan TNI0
- Menjabat Sebagai Kasal, Ini 4 Program Prioritas Laksamana TNI Muhammad Ali0
Adapun jumlah kumulatif penumpang tertinggi adalah penumpang angkutan udara sebanyak 2.425.613 penumpang atau meningkat 31,97% dari periode yang sama di tahun 2021.
Diikuti angkutan jalan sebanyak 1.779.764 penumpang atau meningkat 41,28%, angkutan penyeberangan sebanyak 1.659.773 penumpang atau meningkat 36,22%, angkutan kereta api sebanyak 1.582.528 penumpang atau meningkat 64,14%, dan angkutan laut sebanyak 684.529 penumpang atau naik 26,42 %.
Berdasarkan data sementara, puncak pergerakan penumpang angkutan umum pada masa libur nataru tahun ini terjadi pada 23 Desember 2022, yaitu 769.382 penumpang untuk semua moda transportasi.
Sedangkan, jumlah penumpang tertinggi harian untuk angkutan jalan terjadi pada 26 Desember 2022 sebanyak 171.567 penumpang. Kemudian angkutan penyeberangan (tertinggi pada 24 Desember 2022 sebanyak 165.503 penumpang).
Sementarq itu angkutan udara (tertinggi pada 23 Desember 2022 sebanyak 244.717 penumpang berangkat). Sedangjan angkutan laut (tertinggi pada 21 Desember 2022 sebanyak 69.287 penumpang), dan angkutan kereta api (tertinggi pada 23 Desember 2022 sebanyak 156.990 penumpang).
CUACA EKSTREM
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga (Persero) Tbk di di empat Gerbang Tol Utama, hingga Jumat (30/12) kemarin, pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek masih cukup tinggi.
Mulai 29 s.d. 30 Desember 2022 kemarin sebanyak total 348.952 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek. Jumlah ini masih tinggi 16,94% jika dibandingkan dengan lalin normal.
Dengan adanya gangguan cuaca ekstrem yang terjadi di akhir tahun hingga awal Januari 2023, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan hati-hati.
"Kami sarankan untuk menunda bepergian jika cuaca tidak bersahabat, dan jika tetap harus bepergian agar menyiapkan diri dengan baik untuk mengantisipasi terjadinya gangguan perjalanan akibat cuaca buruk, seperti penundaan atau pembatalan perjalanan, dan lain-lain,” ucap Adita.
Mengantisipasi adanya gangguan cuaca ekstrem pada masa libur nataru, Kemenhub bersama pemangku kepentingan di sektor transportasi akan memperketat pengawasan terkait aspek keselamatan dalam perjalanan. Pemerintah secara tegas akan menginstruksikan penundaan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan. (Arry/oryza)











