- IPC TPK Wujudkan Green Port, Fasilitasi Uji Emisi Gratis
- Gelar Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan, KKP Edukasi 30 Pelaku Usaha
- Terancam Punah, 21 Ekor Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP ke Habitat Asli
- Pembekalan Capaja AAL, Kasal Tekankan Kuasai Teknologi dan Peperangan Multidomain
- RIMPAC 2026 di Hawaii, Dubes RI Kunjungi Prajurit Marinir TNI AL
- KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
- HUT ke- 13 IPC TPK Masyarakat Sekitar Pelabuhan Khitanan Massal Gratis
- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
- KKP Siapkan 573 Pelatih Manajerial Pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan
294 Prajurit Petarung TNI AL Perkuat Kontingen Garuda UNIFIL 2025, Misi PBB ke Lebanon

Keterangan Gambar : Sebanyak 294 personel TNI AL memperkuat Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL TA 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebanyak 294 personel TNI AL memperkuat Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL 2025. Prajurit petarung TNI AL akan mengemban misi perdamaian PBB di Lebanon.
Upacara Pelepasan Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL TA. 2025 yang dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (9/4/2025). Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menghadiri upacara tersebut.
Pada Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL TA. 2025 yang dikomandani oleh Komandan Kontingen Kol Inf Raja Gunung Nasution, Panglima TNI melepas sebanyak 1.090 orang yang terdiri dari 656 TNI AD, 294 TNI AL, 104 TNI AU, dan 36 Mabes TNI.
Baca Lainnya :
- Kasal dan Dubes Iran Bahas Penguatan Kerja Sama Angkatan Laut0
- Presiden Prabowo dan Presiden MBZ Bahas Geopolitik di Istana Qasr Al Shatie0
- Tiba di Abu Dhabi, Presiden Prabowo Memulai Lawatan ke 5 Negara Timur Tengah0
- Perwira TNI AL Raih Award of Excellence di Sekolah Komando JMSDF CSC Jepang0
- Heli HS-1306 Phanter dan KRI Sultan Iskandar Muda-367 Unjuk Kemampuan di Laut Mediterania0
Panglima TNI dalam sambutannya menegaskan bahwa misi PBB di Lebanon adalah salah satu misi perdamaian terlama yang sudah dimulai sejak bulan Maret tahun 1978. Misi ini telah menjadi saksi, kiprah beragam kontingen dari berbagai negara, dengan prestasi dan pencapaian yang beragam.
“Pelibatan Indonesia dalam Misi UNIFIL dimulai dengan pengiriman kontingen Garuda ke-23 di Lebanon pada tahun 2006, dan sejak saat itu Kontingen Garuda TNI telah membangun tradisi, sebagai kontingen pasukan perdamaian berprestasi di misi UNIFIL,” ujar Panglima TNI.
Keseluruhan personel Satgas, selain sebagai penjaga perdamaian di daerah konflik, juga berperan menjadi Duta Bangsa Indonesia di kancah lnternasional yang memperkenalkan keanekaragaman budaya Indonesia, namun tetap mengedepankan tugas pokoknya sebagai peacekeeper. (Bow/Oryza)











