- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
Wujud Postur TNI AL 2045, Kasal: Modern, Daya Gentar Tinggi

Keterangan Gambar : Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali bersama dua narasumber dalam seminar yang digelar Mabes TNI AL. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN)-JAKARTA: TNI AL dituntut mampu membangun kekuatan yang efektif dan adaptif, terhadap perkembangan lingkungan strategis dan kemajuan teknologi di dalam framework rencana pembangunan jangka panjang nasional 2045.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat membuka seminar Pembangunan Postur TNI AL 2025-2044. Markas Besar Angkatan Laut menggelar seminar yang mengusung tema “Terwujudnya kekuatan TNI AL yang berdaya gentar tinggi, guna mendukung visi Indonesia 2045 sebagai negara nusantara yang berdaulat, maju dan berkelanjutan”.
Kegiatan ini dibuka Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, padaSelasa (4/7/2023) di Wisma Elang Laut, Jakarta.
Baca Lainnya :
- Pertama Dalam Sejarah, Kenaikan Pangkat Taruna AAL Dilakukan di Belanda0
- Puncak HUT ke-62 Kolinlamil, ini Atraksi yang Bakal Digelar0
- HUT ke-77 Polri, Kolinlamil Bikin Kejutan Sambangi Polres Jakarta Utara0
- Prajurit KRI Teluk Youtefa-522 Salurkan Bantuan ke Lokasi Kebakaran di Merauke0
- Armada Amfibi TNI AL Serbu Pantai Banongan Situbondo, Ada apa ?0
Seminar tersebut digelar sebagai forum untuk menampung pandangan, gagasan dan masukan dari berbagai narasumber yang berasal dari kalangan akademisi dan pemangku kepentingan, dalam rangka mendukung proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan kekuatan jangka panjang TNI AL.
Disampaikan Kasal saat membuka seminar, TNI AL dituntut untuk mampu membangun kekuatan yang efektif dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis dan kemajuan teknologi di dalam framework rencana pembangunan jangka panjang nasional 2045.
“Untuk itu, rancangan awal visi pembangunan postur kekuatan TNI AL 2025-2044 diarahkan untuk mewujudkan TNI AL yang modern, menggentarkan, dan berproyeksi global”, tegas Kasal.
Bertindak sebagai moderator Dr. Phill Shiska Prabawaningtyas. Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara yang berlatar belakang akademisi serta pengamat pertahanan di antaranya Dr. Connie Rahakundini Bakrie yang menyampaikan terkait rencana visi kemaritiman terhadap pembangunan kekuatan TNI AL.
Selain itu narasumber lainnya, Bogat Widyatmoko menyampaikan materi rencana pembangunan jangka panjang nasional dan tren anggaran pertahanan dihadapkan dengan pembangunan TNI AL.
Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto yang berbicara terkait implikasi perkembangan lingkungan strategis terhadap pembangunan kekuatan TNI AL. Selain itu, materi perkembangan teknologi dan peperangan masa depan serta komparasi kekuatan militer kawasan yang disampaikan oleh Ristian Atriandi Supriyanto. (Arry/Oryza)











