- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Update Terkini Korban Gempa Cianjur, 310 Warga Tewas, 24 Orang Belum Ditemukan

Keterangan Gambar : Foto udara permukiman penduduk di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, porak poranda, diguncang gempa. Foto: dok. BNPB
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Korban tewas akibat gempa magnitudo (M) 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir data terbaru, Jumat (25/11/2022) korban meninggal dunia bertambah menjadi 310 orang, sementara 24 orang belum ditemukan.
Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan Tim SAR masih terus melakukan percarian. "Jumlah meninggal sampai saat ini (Jumat petang) menjadi 310 orang, dan yang masih belum diketemukan adalah 24 orang," ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers secara daring, Jumat (23/11/2022).
Dijelaskan Suharyanto, identitas 24 orang yang masih hilang tersebut sudah jelas. “Kalau ditemukan tinggal dikurangi jumlah yang hilang," sambung Suharyanto.
Baca Lainnya :
- Update Terkini Korban Gempa Cianjur, 310 Warga Tewas, 24 Orang Belum Ditemukan0
- Pelindo Kirim Bantuan Logistik Kebutuhan Korban Gempa di Cianjur0
- Gempa Guncang Cianjur, Raja Charles III dan Kerajaan Inggris Sampaikan Duka Cita 0
- Kunjungi Pengungsi Gempa Cianjur, Menhub: Tunjukkan Kita Bangsa yang Kuat Gotong Royong0
- Pelindo Regional 2 Pontianak & Kejaksaan Negeri Kerjasama Tangani Hukum Perdata dan Tata Negara1
Pertambahan jumlah korban jiwa disebabkan temuan 17 jenazah lagi. "Hasil operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR per hari ini (Jumat) mendapat jenazah sebanyak 17 orang sehingga jumlah meninggal menjadi 310 orang," kata Suharyanto.
Dijelaskan pula, 17 orang yang ditemukan tewas terdiri dari 9 orang pelintas dan 8 orang warga Cugenang, Cianjur, sudah teridentifikasi nama dan alamatnya. Data BNPB, jumlah warga Cugenang yang hilang dilaporkan sebanyak 32 orang dan sudah ditemukan 8 orang dalam kondisi tak bernyawa. Sehingga masih ada 24 warga Cugenang yang belum ditemukan.
Sedangkan jumlah pasti rumah yang dikategorikan rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan akibat gempa masih fluktuatif. Tim dari Kementerian PUPR masih terus melakukan pendataan.
Sementara jumlah infrastruktur lain yang rusak, seperti sarana pendidikan dan rumah ibadah datanya bertambah.
Rinciannya, sekolah yang rusak mencapai 363 unit, rumah ibadah rusak 144 unit, 3 unit fasilitas kesehatan, dan 16 gedung perkantoran. Sebagai catatan, gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang sekitar pukul 13.21 WIB. Bencana alam ini menyisakan duka bagi rakyat Indonesia dan menuai simpati dunia. (Riz/ Oryza)











