- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
Update Terkini Korban Gempa Cianjur, 310 Warga Tewas, 24 Orang Belum Ditemukan

Keterangan Gambar : Foto udara permukiman penduduk di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, porak poranda, diguncang gempa. Foto: dok. BNPB
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Korban tewas akibat gempa magnitudo (M) 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir data terbaru, Jumat (25/11/2022) korban meninggal dunia bertambah menjadi 310 orang, sementara 24 orang belum ditemukan.
Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan Tim SAR masih terus melakukan percarian. "Jumlah meninggal sampai saat ini (Jumat petang) menjadi 310 orang, dan yang masih belum diketemukan adalah 24 orang," ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers secara daring, Jumat (23/11/2022).
Dijelaskan Suharyanto, identitas 24 orang yang masih hilang tersebut sudah jelas. “Kalau ditemukan tinggal dikurangi jumlah yang hilang," sambung Suharyanto.
Baca Lainnya :
- Update Terkini Korban Gempa Cianjur, 310 Warga Tewas, 24 Orang Belum Ditemukan0
- Pelindo Kirim Bantuan Logistik Kebutuhan Korban Gempa di Cianjur0
- Gempa Guncang Cianjur, Raja Charles III dan Kerajaan Inggris Sampaikan Duka Cita 0
- Kunjungi Pengungsi Gempa Cianjur, Menhub: Tunjukkan Kita Bangsa yang Kuat Gotong Royong0
- Pelindo Regional 2 Pontianak & Kejaksaan Negeri Kerjasama Tangani Hukum Perdata dan Tata Negara1
Pertambahan jumlah korban jiwa disebabkan temuan 17 jenazah lagi. "Hasil operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR per hari ini (Jumat) mendapat jenazah sebanyak 17 orang sehingga jumlah meninggal menjadi 310 orang," kata Suharyanto.
Dijelaskan pula, 17 orang yang ditemukan tewas terdiri dari 9 orang pelintas dan 8 orang warga Cugenang, Cianjur, sudah teridentifikasi nama dan alamatnya. Data BNPB, jumlah warga Cugenang yang hilang dilaporkan sebanyak 32 orang dan sudah ditemukan 8 orang dalam kondisi tak bernyawa. Sehingga masih ada 24 warga Cugenang yang belum ditemukan.
Sedangkan jumlah pasti rumah yang dikategorikan rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan akibat gempa masih fluktuatif. Tim dari Kementerian PUPR masih terus melakukan pendataan.
Sementara jumlah infrastruktur lain yang rusak, seperti sarana pendidikan dan rumah ibadah datanya bertambah.
Rinciannya, sekolah yang rusak mencapai 363 unit, rumah ibadah rusak 144 unit, 3 unit fasilitas kesehatan, dan 16 gedung perkantoran. Sebagai catatan, gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang sekitar pukul 13.21 WIB. Bencana alam ini menyisakan duka bagi rakyat Indonesia dan menuai simpati dunia. (Riz/ Oryza)











