- Jelang Libur Iduladha, PELNI Jual Hampir 40 RibuTiket
- Pelindo Multi Terminal Group Catat Trafik Livestock Tumbuh 6,7 Persen
- Hadapi Lonjakan Libur Panjang Nasional ASDP Perkuat Empat Pelabuhan Strategis, One Gate System Diberlakukan
- Bareskrim Polri Hentikan Sepak Terjang 4 WN China Kasus Tambang Ilegal di Papua, Pelaku Diringkus
- KRI Bima Suci Sandar di Shanghai China, Taruna AAL dan Genderang Suling Bakal Unjuk Kebolehan
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP
- ASDP Gandeng Pemprov Aceh Buka Lintasan Jakarta-Malahayati, Perkuat Jalur Logistik Wilayah Barat
- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
Upaya Penuhi Muatan Balik Tol Laut, Pelni Bina Petani dan UKM Merauke
Pemda Didorong Maksimalkan Produksi

Keterangan Gambar : Kapal Tol Laut siap melayani pengangkutan komoditas daerah. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), SRAGEN: Upaya memenuhi muatan balik Tol Laut, PT Pelni bina Petani dan UKM Merauke. Pemerintah daerah terus didorong mengoptimalkan komoditas di daerahnya, agar dapat memanfaatkan Tol Laut yang biayanya lebih murah.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam kunjungannya di Sragen, Jawa Tengah, memberi apresiasi kepada PT. Pelni yang telah membuat pelatihan kepada petani milenial untuk meningkatkan produksi, sekaligus mendukung program Tol Laut.
“Saya mengapresiasi PT Pelni yang memiliki ide luar biasa untuk memberikan pelatihan bagi para petani milenial Kabupaten Merauke. Ini upaya sinergitas kita semua selain memberikan pelatihan langsung untuk meningkatkan produksi pertanian program ini juga untuk mendukung program Tol Laut," kata Budi di Kabupaten Sragen, Jumat (11/3/2022).
Baca Lainnya :
- Wakil Presiden K.H. Ma ruf Amin Tegaskan, Spekulan dan Penimbun Komoditas Harus Dihukum0
- 37 Nama Nakes DKI Jakarta Korban COVID-29, Diabadikan di Prasasti JPO Pinisi0
- BCL Jaga Kesehatan Laut dan Tebar Sumber Kehidupan0
- Anda Ingin Melakukan Perjalanan Naik DAMRI, Ini Syarat Terbaru0
- Jadi Kepala Otorita IKN, Ini Sosok Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe 0
Budi Karya menghadiri kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR)/Tanggung Jawab dan Sosial Lingkungan (TJSL) yang digelar PT. Pelni (Persero). Program ini mengajak anak-anak muda (petani milenial) dari Merauke, Papua untuk studi banding serta belajar tentang produksi pertanian di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Kabupaten Sragen dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki sistem budidaya tanaman padi cukup baik di daerah Jawa Tengah. Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Merauke Romanus Mbaraka, Plt Dirjen Perhubungan Laut Capt. Mugen S Sartoto, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, DPC Perpadi Sragen, dan sejumlah pejabat terkait.
Melalui program ini diharapkan anak-anak muda di Merauke, Papua bisa menerapkan budi daya padi di tanah Papua sekaligus meningkatkan kualitas beras. Selanjutnya, bisa mendistribusikan beras Merauke ke seluruh wilayah Papua termasuk ke Pulau Jawa dengan memanfaatkan kapal Tol Laut.
SRAGEN DAERAH BUDIDAYA PADI
Sementara itu Direktur Utama PT Pelni (Persero), Tri Andayani mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan studi banding yang dilaksanakan oleh para petani dari Kabupaten Merauke ke Kabupaten Sragen. Pihaknya berharap melalui studi banding ini, petani milenial Kabupaten Merauke ke Kabupaten Sragen akan saling bertukar informasi dan mendapatkan ilmu tambahan.
"Kami berharap melalui program TJSL studi banding ini, dapat mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah Kabupaten Merauke sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Merauke," ujar Tri Andayani.
Tri Andayani mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan pembangunan berkelanjutan yang sesuai dengan SDGs (Sustainable Development Goals), salah satunya melalui kegiatan studi banding ini, sebagaimana SDGs nomor dua yaitu mendukung pertanian berkelanjutan.( Arry/Oriz)











