- KRI Bima Suci Sandar di Shanghai China, Taruna AAL dan Genderang Suling Bakal Unjuk Kebolehan
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP
- ASDP Gandeng Pemprov Aceh Buka Lintasan Jakarta-Malahayati, Perkuat Jalur Logistik Wilayah Barat
- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif
Unik! Taruna Pelayaran Satgas KJK 2025 Mandi Khatulistiwa di Atas KRI Semarang-594

Keterangan Gambar : Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang tergabung dalam Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025, menjalani Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 yang sedang melintasi Perairan Bitung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BITUNG: Ada tradisi unik yang dijalani peserta pelayaran Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025. Mereka menjalani tradisi Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 saat melintas di perairan Bitung, Minggu 24 Agustus 2025.
Tradisi ini diikuti oleh 105 Taruna AAL Tingkat III yang terdiri dari Korps Teknik, Korps Elektro, dan Korps Suplai. Mandi Khatulistiwa merupakan tradisi di kalangan pelaut, termasuk prajurit TNI Angkatan Laut, yang dilakukan saat kapal melintasi garis khatulistiwa. Tradisi ini menjadi simbol kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pelaut yang baru pertama kali melewati khatulistiwa.
Dalam siaran resmi TNI AL, Minggu (24/8/2025) disebutkan kegiatan ini juga disaksikan Komandan KRI Semarang-594 Letkol Laut (P) Agus Yunianto bersama para perwira pendamping. Momen ini tidak hanya memperkuat kebersamaan para taruna, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur TNI Angkatan Laut yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca Lainnya :
- KRI Bung Tomo-357 Sea Phase 3rd AMNEX 2025 di Selat Malaka0
- Bakti Sosial TNI AL di Sukabumi: Pengobatan Gratis, Makan Bergizi, Warga Gembira0
- KRI REM-331 Fergat TNI AL Adu Kemampuan Tempur Laut dengan Royal Thai Navy0
- KRI Raden Martadinata-331 Siap Unjuk Kekuatan dengan Negara Tetangga0
- KRI Bung Tomo-357 Manufer Sailing Pass Disaksikan Pimpinan Angkatan Laut ASEAN0
Selain KRI Semarang-594, TNI AL juga mengirimkan KRI Bima Suci yang saat ini sedang berada di Malaysia. Nantinya, kedua kapal perang TNI AL ini akan bertemu di Brunei Darussalam pada 5 September mendatang.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan terutama dalam menjaga hubungan diplomasi dengan negara sahabat. (Arry/MAR)











