- Tren Kunjungan Kapal dan Arus Petikemas Sebelum & Pasca Lebaran di Lingkungn IPC TPK, Pola Distribusi Logistik Berubah
- Ketegangan Geopolitik dan Ancaman El Nino, KKP Pastikan Stok Ikan Aman
- Mau Selundupkan 780 Kg Sisik Trenggiling, Kapal Vietnam Disergap Patroli TNI AL
- PELNI Sukses Layani 652 Ribu Penumpang Angkutan Lebaran 2026, Lampaui Target
- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Unik! Taruna Pelayaran Satgas KJK 2025 Mandi Khatulistiwa di Atas KRI Semarang-594

Keterangan Gambar : Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang tergabung dalam Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025, menjalani Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 yang sedang melintasi Perairan Bitung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BITUNG: Ada tradisi unik yang dijalani peserta pelayaran Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025. Mereka menjalani tradisi Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 saat melintas di perairan Bitung, Minggu 24 Agustus 2025.
Tradisi ini diikuti oleh 105 Taruna AAL Tingkat III yang terdiri dari Korps Teknik, Korps Elektro, dan Korps Suplai. Mandi Khatulistiwa merupakan tradisi di kalangan pelaut, termasuk prajurit TNI Angkatan Laut, yang dilakukan saat kapal melintasi garis khatulistiwa. Tradisi ini menjadi simbol kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pelaut yang baru pertama kali melewati khatulistiwa.
Dalam siaran resmi TNI AL, Minggu (24/8/2025) disebutkan kegiatan ini juga disaksikan Komandan KRI Semarang-594 Letkol Laut (P) Agus Yunianto bersama para perwira pendamping. Momen ini tidak hanya memperkuat kebersamaan para taruna, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur TNI Angkatan Laut yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca Lainnya :
- KRI Bung Tomo-357 Sea Phase 3rd AMNEX 2025 di Selat Malaka0
- Bakti Sosial TNI AL di Sukabumi: Pengobatan Gratis, Makan Bergizi, Warga Gembira0
- KRI REM-331 Fergat TNI AL Adu Kemampuan Tempur Laut dengan Royal Thai Navy0
- KRI Raden Martadinata-331 Siap Unjuk Kekuatan dengan Negara Tetangga0
- KRI Bung Tomo-357 Manufer Sailing Pass Disaksikan Pimpinan Angkatan Laut ASEAN0
Selain KRI Semarang-594, TNI AL juga mengirimkan KRI Bima Suci yang saat ini sedang berada di Malaysia. Nantinya, kedua kapal perang TNI AL ini akan bertemu di Brunei Darussalam pada 5 September mendatang.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan terutama dalam menjaga hubungan diplomasi dengan negara sahabat. (Arry/MAR)











