- Update Gempa M 7,7 di NTT: Meninggal Dunia 103 Orang, 1.666 Luka-luka
- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
Unik! Taruna Pelayaran Satgas KJK 2025 Mandi Khatulistiwa di Atas KRI Semarang-594

Keterangan Gambar : Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang tergabung dalam Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025, menjalani Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 yang sedang melintasi Perairan Bitung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BITUNG: Ada tradisi unik yang dijalani peserta pelayaran Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025. Mereka menjalani tradisi Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 saat melintas di perairan Bitung, Minggu 24 Agustus 2025.
Tradisi ini diikuti oleh 105 Taruna AAL Tingkat III yang terdiri dari Korps Teknik, Korps Elektro, dan Korps Suplai. Mandi Khatulistiwa merupakan tradisi di kalangan pelaut, termasuk prajurit TNI Angkatan Laut, yang dilakukan saat kapal melintasi garis khatulistiwa. Tradisi ini menjadi simbol kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pelaut yang baru pertama kali melewati khatulistiwa.
Dalam siaran resmi TNI AL, Minggu (24/8/2025) disebutkan kegiatan ini juga disaksikan Komandan KRI Semarang-594 Letkol Laut (P) Agus Yunianto bersama para perwira pendamping. Momen ini tidak hanya memperkuat kebersamaan para taruna, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur TNI Angkatan Laut yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca Lainnya :
- KRI Bung Tomo-357 Sea Phase 3rd AMNEX 2025 di Selat Malaka0
- Bakti Sosial TNI AL di Sukabumi: Pengobatan Gratis, Makan Bergizi, Warga Gembira0
- KRI REM-331 Fergat TNI AL Adu Kemampuan Tempur Laut dengan Royal Thai Navy0
- KRI Raden Martadinata-331 Siap Unjuk Kekuatan dengan Negara Tetangga0
- KRI Bung Tomo-357 Manufer Sailing Pass Disaksikan Pimpinan Angkatan Laut ASEAN0
Selain KRI Semarang-594, TNI AL juga mengirimkan KRI Bima Suci yang saat ini sedang berada di Malaysia. Nantinya, kedua kapal perang TNI AL ini akan bertemu di Brunei Darussalam pada 5 September mendatang.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan terutama dalam menjaga hubungan diplomasi dengan negara sahabat. (Arry/MAR)











