- Update Gempa M 7,7 di NTT: Meninggal Dunia 103 Orang, 1.666 Luka-luka
- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
KRI Raden Martadinata-331 Siap Unjuk Kekuatan dengan Negara Tetangga

Keterangan Gambar : KRI Raden Eddy Martadinata-331, unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II, tiba di Sattahip Naval Base, Thailand, Rabu (20/8/2025) untuk mengikuti Latihan Bersama (Latma) Sea Garuda 22B-25 dengan Royal Thai Navy (RTN). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), THAILAND: KRI Raden Eddy Martadinata-331, unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II, tiba di Sattahip Naval Base, Thailand, Rabu (20/8/2025). Kapal perang kebanggaan TNI AL ini akan mengikuti Latihan Bersama (Latma) Sea Garuda 22B-25 dengan Royal Thai Navy (RTN).
KRI REM-331 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Andi Kristianto mendapat sambutan hangat dari perwakilan Angkatan Laut Thailand. Penyambutan sederhana namun khidmat di Sattahip Naval Base ini menandai dimulainya kerja sama bilateral dalam latihan yang dirancang untuk memperkuat interoperabilitas serta mempererat hubungan militer kedua negara.
Latma Sea Garuda 2025 akan berlangsung mulai 20 Agustus hingga 29 Agustus. Latihan ini meliputi operasi keamanan maritim, peperangan anti udara dan operasi khusus marinir dengan puncak latihan laut di wilayah perairan Teluk Thailand.
Baca Lainnya :
- KRI Bung Tomo-357 Manufer Sailing Pass Disaksikan Pimpinan Angkatan Laut ASEAN0
- Pimpin Delegasi TNI AL Hadiri 19Th ANCM di Malaysia, Kasal Soroti Kerja Sama Multilateral0
- Keren! Patroli Merah Putih Bershodaqoh, KRI Bawal-875 Sambangi Nelayan Bagikan Sembako0
- Bravo! Gugus Tempur TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Karang Unarang Ambalat0
- Khidmat, Prajurit KRI WSH-991 Gelar Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Tengah Laut Seram0
Selain latihan tersebut, kegiatan lain juga mencakup pertukaran budaya serta kunjungan ke berbagai pangkalan Royal Thai Navy. Agenda tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme prajurit, sekaligus mempererat persahabatan antara TNI AL dan Royal Thai Navy.
Melalui kehadiran KRI Raden Eddy Martadinata-331 di negara tetangga, Thailand, TNI AL kembali menunjukkan perannya sebagai duta diplomasi pertahanan aktif di kawasan Asia Tenggara. Hal ini sejalan dengan amanat Pangkoarmada II, Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya saat melepas keberangkatan KRI REM-331, bahwa setiap misi operasi dan latihan bersama merupakan wujud kontribusi TNI AL dalam menjaga stabilitas keamanan maritim kawasan.
Turut hadir menyambut kedatangan Satgas yakni Danguspurla Koarmada II Laksma TNI Endra Hartono, Dansatkor Koarmada II Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan serta Atase Pertahanan Angkatan Laut RI untuk Thailand Kolonel Laut (S) Roni Marzah Karata.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan kepada seluruh Prajurit Jalasena agar dapat menyukseskan peran diplomasi TNI AL di kancah internasional. (Arry/Oryza)











