- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
KRI Belati-622, Kapal Cepat Rudal Multifungsi Resmi Perkuat Armada TNI AL

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali melaksanakan kegiatan Serah Terima, Peresmian KRI dan Pengukuhan Komandan KRI Belati-622 di Dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (24/10/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: KRI Belati-622 saat ini telah resmi memperkuat jajaran armada TNI AL. Pembangunan kapal ini merupakan salah satu program modernisasi alutsista serta upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AL.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali melaksanakan kegiatan Serah Terima, Peresmian KRI dan Pengukuhan Komandan KRI Belati-622 di Dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (24/10/2025).
Sesaat sebelum acara, telah dilaksanakan Serah Terima KRI Belati-622 dari Direktur Utama PT Tesco Indomaritim diwakili oleh Yamin Basuki, kepada Kementerian Pertahanan dengan.
Baca Lainnya :
- Kapal Perang KRI Jhon Lie-358 Sukses Jalani Misi Latgab di Samudra Hindia0
- Pimpin Serah Terima 4 Jabatan Strategis, Kasal: Amanah Dijawab dengan Pengabdian0
- Prajurit KRI Hiu-634 Sosialisasi Nelayan di Perairan Karang Unarang, Tapal Batas Indonesia-Malaysia0
- International Chiefs of Navy Visit to Halifax, Wakasal RI Tekankan Penguatan Kerja Sama Pertahanan0
- International Chiefs of Navy Visit to Halifax, Wakasal RI Tekankan Penguatan Kerja Sama Pertahanan0
Serah terima disaksikan oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Marsekal TNI (Purn) (Hor) Donny Ermawan T mewakili Menhan RI Jenderal TNI (Purn) (Hor) Sjafrie Sjamsoeddin.
Wamenhan RI dalam sambutannya menyampaikan, kehadiran KRI Belati-622 memiliki arti penting bagi upaya penguatan pertahanan maritim Indonesia. "Saya yakin, di bawah komando TNI Angkatan Laut, kapal ini akan menjadi penjaga kedaulatan laut Indonesia yang memiliki peran penting dalam memastikan setiap jengkal perairan Nusantara tetap aman, kokoh, dan berdaulat,” ujar Wamenhan RI.
Modernisasi Alutsista
Sementara itu, Kasal menyampaikan bahwa pembangunan kapal KCR 60M ini merupakan realisasi dari program prioritas pembangunan TNI AL, yaitu modernisasi alutsista serta upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI AL.
"Pembangunan kapal di galangan dalam negeri adalah wujud dari komitmen pimpinan TNI AL untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah yaitu peningkatan penggunaan produksi dalam negeri serta kemandirian industri pertahanan,” pungkas Kasal.
KRI Belati-622 yang namanya berasal dari Belati Papua merupakan kapal produksi dalam negeri buatan PT. Tesco Indomaritim ini resmi memperkuat jajaran TNI AL yakni Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada III dengan Komandan KRI, Letkol Laut (P) Antoni Tigor Parluhutan yang dikukuhkan langsung oleh Kasal.
Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 M ini merupakan kapal perang multifungsi yang dapat difungsikan sebagai kapal patroli maupun kapal kombatan yang terbuat dari material Marine Aluminium.
Kapal ini didesain dengan konsep Hybrid Mechanical Propulsion System yaitu kombinasi antara system propulsi water jet dengan propeller untuk menghasilkan kecepatan tinggi, manuver yang lincah dan hemat bahan bakar serta mampu beroperasi di seluruh Perairan Indonesia.
Adapun spesifikasi yang dimiliki adalah panjang 62 M, lebar 9 M, tinggi 5 M, dan berat 500 ton. Memiliki kecepatan maksimal hingga 30 knots serta kapasitas 62 personel.
Kapal ini juga dilengkapi Combat Management System (CMS) dengan persenjataan Surface to Surface Missile Roketsan Atmaca, 1 unit Meriam 40 mm Leonardo Marlin 40 RC, serta 2 unit meriam 20 mm.
Pembangunan kapal ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam memperkuat postur pertahanan laut, serta mendukung Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sesuai dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memenuhi kebutuhan Alutsista buatan dalam negeri.
Hal ini selaras dengan perintah Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dimana KRI Belati-622 tidak hanya menjadi wujud nyata kekuatan maritim TNI AL, tetapi juga bukti nyata kemampuan industri pertahanan nasional yang mampu membangun alutsista modern untuk menjaga kedaulatan NKRI. (Arry/Mar)











