- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
TNI AL Kerahkan Unsur Laut dan Udara Upayakan Evakuasi Kapal Pesiar MV Vivie Rae II

Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: TNI AL mengerahkan unsur-unsurnya untuk mencari KM Vivie Rae II yang mengalami mati mesin di perairan Arafuru. Komando Armada III menerima laporan dari Lantamal XI Merauke setelah mendapatkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Kelas B Merauke, Minggu (5/3/2p23).
Setelah menerima informasi tersebut, Komando Armada III langsung mengirimkan Pesawat Udara Patroli Maritim TNI Angkatan Laut CN 235-220 MPA P-8304 dan KRI Tarakan-905 untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan. Hal ini sebagai upaya mencari kapal yang sedang mengalami kerusakan mesin dan dilaporkan belum diketahui posisinya.
Tidak membutuhkan waktu lama, Pesud Patmar CN 235-220 MPA P-8304, berhasil menemukan posisi KM Vivie Rae II dengan kondisi terapung di Perairan Laut Arafuru. Tim berhasil berkomunikasi, dari komunikasi antar pesawat dengan kapal tersebut dapat diketahui ABK kapal sebanyak 6 (enam) orang WNA dalam keadaan sehat.
Baca Lainnya :
- Kualitas SDM Telekomunikasi Pelayaran Harus Handal0
- Hiu Paus Terdampar di Larantuka, Diantar Warga Pulang ke Tengah Laut0
- Dapur Lapangan Marinir dan Polda Metro Untuk Korban Depo Pertamina, Dilongok Menko PMK0
- Selundupkan Sabu 4 Kg Dalam Lipatan Celana, Pria Diciduk di Bandara Kualanamu0
- Raih Gelar Doktor Kehormatan, Erick: Merger Pelindo Cara Tepat Tekan Ongkos Logistik0

Kebutuhan makanan yang ada di kapal juga masih mencukupi. Kapal mengalami kerusakan mesin dan menunggu evakuasi. Saat ini KRI Tarakan 905 yang bertolak dari Lantamal IX Ambon bergerak menuju posisi MV Vivie Rae II untuk melaksanakan evakuasi, ditarik menuju Lantamal XI Merauke.
Kronologis kejadian bermula saat KM Vivie Rae II bergerak dari Marshall Island pada 26 Februari 2023 menuju Sorong. Pada 2 Maret 2023 kapal mengalami kerusakan mesin, selanjutnya kapten kapal segera menghubungi kantor perwakilannya yang berada di Bali untuk meminta bantuan guna penarikan kapal KM Vivie Rae II tersebut.
Berdasar penelusuran posisi kejadian berada di perairan sebelah selatan Pulau Komoran berjarak sekitar 150 mil (300 kilometer) dari pelabuhan Merauke.
Agen kapal menyampaikan bahwa seluruh penumpang yakni Jean Pierre van Wyngaard (Afrika Selatan/35 tahun), Taylor Marie Loehrer (USA/31 tahun), Shahinaz Al Sibahi Alarnaout (United Kingdom/35 tahun), J-Dean Shane Van Der Westhuisen (Afrika Selatan/31 tahun), Matthew Robert Gyorffy (kanada/30 tahun) dan Olivia Di Velice (Kanada/31 tahun) dalam keadaan sehat. Mereka meminta bantuan agar kapal tersebut ditarik ke dermaga terdekat.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali telah menginstruksikan jajarannya agar unsur-unsur TNI AL selalu siaga dan siap dalam merespon segala kedaruratan di masyarakat untuk melaksanakan aksi secepatnya dalam hitungan jam, bersinergi dengan instansi kementerian dan lembaga terkait untuk pencapaian tugas secara optimal. (Riz/Orya)











