- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
- Libur Sekolah Pastikan Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak
- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
TNI AL dan Royal Australian Navy Bahas Kerja Sama Latihan Tempur dan Pendidikan

Keterangan Gambar : Asops Kasal, Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan (kanan). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dalam rangka memperluas hubungan bilateral antar negara sahabat, TNI AL bersama Royal Australian Navy (RAN) mengadakan pertemuan dan diskusi, The 17th Navy To Navy Talks (NTNT) 2024.
Pertemuan bilateral digelar di RAN Headquarters, Russel, Canberra, Australia, Rabu (21/8/2024). Kegiatan tahunan ini dipimpin oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan.
Baca Lainnya :
- Kerja Sama TNI AL dan PT KAI, Tingkatkan Kemampuan SDM0
- TNI AL dan BRIN Teken Kerjasama0
- Aspers Kasal Ikut Berlayar di Kapal Perang Peringati HUT ke-79 RI dan Syukuran PPAL0
- HUT Ke-79 RI di Tengah Laut, Ketum PPAL Ingatkan Tantangan Generasi Maritim Kedepan0
- Bravo TNI AL, Aksi Heroik Prajurit Jalasena Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Ambalat0
Asops Kasal didampingi oleh Paban V Sopsal beserta staff, sedangkan delegasi RAN dipimpin oleh Acting Deputy Chief of RAN CDRE Eric Young, staff officer from Training, Submarine, Hydrographic and RANC dan Naval International Engagement (NIE) RAN.
Dalam pertemuan tersebut, Angkatan Laut kedua negara juga membahas tentang kerjasama dalam bidang operasi dan latihan seperti Ex. KAKADU 2024, AUSINDO CORPAT 2024, 5th MNEK 2025, Latma Keris Woomera di Darwin, Banyuwangi dan Banongan.
Kemudian dalam bidang pertemuan, kedua negara akan melaksanakan NTNT ke-18 pada tahun 2025 dimana TNI AL sebagai tuan rumah, kegiatan Sister Academy Relationship AAL-RANC 24, Trilateral Maritime Security Workshop (TMSW) 2025, penandatanganan MOU Submarine Abandonment Escape and Rescue (SAER) dan mengundang AAL untuk menghadiri Leadership Forum 2024
Selain itu, dalam bidang pendidikan kedua belah pihak sepakat untuk saling bertukar informasi pendidikan secara reciprocal. RAN juga menawarkan kursus Warfare Officers Course di Australia dan mengundang TNI AL untuk berpartisipasi pada kegiatan Coordinator Rescue Course 2025/2026 di Australia.
Pertemuan ini tentunya merupakan wujud peran TNI AL dalam bidang diplomasi dan sejalan dengan program prioritas Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan diplomasi TNI AL dalam menjamin stabilitas di kawasan, sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia TNI AL yang unggul dan profesional khususnya dalam bidang latihan sesuai program prioritas. (Arry/Oryza)











