- Bareskrim Polri Hentikan Sepak Terjang 4 WN China Kasus Tambang Ilegal di Papua, Pelaku Diringkus
- KRI Bima Suci Sandar di Shanghai China, Taruna AAL dan Genderang Suling Bakal Unjuk Kebolehan
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP
- ASDP Gandeng Pemprov Aceh Buka Lintasan Jakarta-Malahayati, Perkuat Jalur Logistik Wilayah Barat
- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
Tiga Kapal Perang RI Manuver di Perairan Ambalat

Keterangan Gambar : Tiga unsur Satkat Koarmada II menggelar latihan bersama di Perairan Ambalat, Senin (13/10/2025). Ketiga kapal tersebut yaitu KRI Mandau-621, KRI Keris-624, dan KRI Hiu-634. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), AMBALAT: Tiga unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada II unjuk kemampuan manuver di wilayah perairan Ambalat, Senin (13/10/2025). Ketiga kapal tersebut yaitu KRI Mandau-621, KRI Keris-624, dan KRI Hiu-634.
Tiga kapal tersebut menggelar latihan alam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur, tiga unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada II melaksanakan latihan bersama di wilayah perairan Ambalat, Senin (13/10/2025). Ketiga unsur yang terlibat dalam latihan tersebut yaitu KRI Mandau-621, KRI Keris-624, dan KRI Hiu-634.
Latihan ini bertujuan untuk memantapkan kemampuan manuver dan koordinasi antarkapal dalam berbagai formasi taktis di laut. Dalam sesi latihan, unsur-unsur Satkat Koarmada II melaksanakan manuver mendekat formasi Replenishment At Sea Approach (RAS Approach), dilanjutkan dengan latihan komunikasi visual menggunakan isyarat cahaya (Flashex), isyarat bendera (Flag Hoist), serta isyarat tangan (Semaphore).
Baca Lainnya :
- Kapal Tunda Terombang-ambing Mati Mesin di Tengah Laut, Diselamatkan KRI Sultan Nuku-3730
- Wisuda Purna Wira 79 Pati TNI AL, Kasal: Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara Tak Pernah Berhenti0
- Kapal Perang KRI John Lie-38 Bakal Unjuk Kemampuan di India0
- HUT ke-80 TNI, Patriotisme Satgas MTF Berkobar di Laut Mediterania0
- HUT ke-80 TNI, Kolinlamil Dapat Kejutan dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok0
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program latihan rutin Koarmada II guna menjaga kesiapan operasional unsur KRI serta mengasah kemampuan individu dan tim prajurit dalam menghadapi dinamika tugas di laut.
Latihan ini sekaligus menjadi implementasi dari visi dan misi Pangkoarmada II, Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, untuk membentuk prajurit Jalasena yang profesional, tangguh, dan siap di segala medan penugasan.
“Latihan yang terencana dan berkesinambungan merupakan kunci utama menjaga profesionalitas prajurit serta kesiapan unsur KRI dalam menjalankan operasi di laut. Melalui latihan seperti ini, TNI Angkatan Laut meneguhkan perannya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan maritim Indonesia,” tegas Laksda GP Alit.
Melalui pelatihan taktis dan komunikasi laut yang terintegrasi, unsur Satkat Koarmada II terus menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung kesiapan tempur serta menjaga keamanan dan kedaulatan perairan nasional, khususnya di wilayah strategis perbatasan Ambalat. (Arry/Oryza)











