- Update Gempa M 7,7 di NTT: Meninggal Dunia 103 Orang, 1.666 Luka-luka
- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
Tiga Kapal Perang RI Manuver di Perairan Ambalat

Keterangan Gambar : Tiga unsur Satkat Koarmada II menggelar latihan bersama di Perairan Ambalat, Senin (13/10/2025). Ketiga kapal tersebut yaitu KRI Mandau-621, KRI Keris-624, dan KRI Hiu-634. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), AMBALAT: Tiga unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada II unjuk kemampuan manuver di wilayah perairan Ambalat, Senin (13/10/2025). Ketiga kapal tersebut yaitu KRI Mandau-621, KRI Keris-624, dan KRI Hiu-634.
Tiga kapal tersebut menggelar latihan alam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur, tiga unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada II melaksanakan latihan bersama di wilayah perairan Ambalat, Senin (13/10/2025). Ketiga unsur yang terlibat dalam latihan tersebut yaitu KRI Mandau-621, KRI Keris-624, dan KRI Hiu-634.
Latihan ini bertujuan untuk memantapkan kemampuan manuver dan koordinasi antarkapal dalam berbagai formasi taktis di laut. Dalam sesi latihan, unsur-unsur Satkat Koarmada II melaksanakan manuver mendekat formasi Replenishment At Sea Approach (RAS Approach), dilanjutkan dengan latihan komunikasi visual menggunakan isyarat cahaya (Flashex), isyarat bendera (Flag Hoist), serta isyarat tangan (Semaphore).
Baca Lainnya :
- Kapal Tunda Terombang-ambing Mati Mesin di Tengah Laut, Diselamatkan KRI Sultan Nuku-3730
- Wisuda Purna Wira 79 Pati TNI AL, Kasal: Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara Tak Pernah Berhenti0
- Kapal Perang KRI John Lie-38 Bakal Unjuk Kemampuan di India0
- HUT ke-80 TNI, Patriotisme Satgas MTF Berkobar di Laut Mediterania0
- HUT ke-80 TNI, Kolinlamil Dapat Kejutan dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok0
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program latihan rutin Koarmada II guna menjaga kesiapan operasional unsur KRI serta mengasah kemampuan individu dan tim prajurit dalam menghadapi dinamika tugas di laut.
Latihan ini sekaligus menjadi implementasi dari visi dan misi Pangkoarmada II, Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, untuk membentuk prajurit Jalasena yang profesional, tangguh, dan siap di segala medan penugasan.
“Latihan yang terencana dan berkesinambungan merupakan kunci utama menjaga profesionalitas prajurit serta kesiapan unsur KRI dalam menjalankan operasi di laut. Melalui latihan seperti ini, TNI Angkatan Laut meneguhkan perannya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan maritim Indonesia,” tegas Laksda GP Alit.
Melalui pelatihan taktis dan komunikasi laut yang terintegrasi, unsur Satkat Koarmada II terus menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung kesiapan tempur serta menjaga keamanan dan kedaulatan perairan nasional, khususnya di wilayah strategis perbatasan Ambalat. (Arry/Oryza)











