- Update Gempa M 7,7 di NTT: Meninggal Dunia 103 Orang, 1.666 Luka-luka
- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
Kapal Tunda Terombang-ambing Mati Mesin di Tengah Laut, Diselamatkan KRI Sultan Nuku-373

Keterangan Gambar : Kapal tunda TB Wahana 15 yang mengalami gangguan mesin, diselamatkan oleh Kapal Perang TNI AL yaitu KRI Sultan Nuku-373 (KRI SNU-373) yang sedang patroli rutin di Perairan Selat Telang, Minggu (12/10/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal tunda TB Wahana 15 yang mengalami gangguan mesin, diselamatkan oleh Kapal Perang TNI AL yaitu KRI Sultan Nuku-373 (KRI SNU-373) yang sedang patroli rutin di Perairan Selat Telang, Minggu (12/10/2025).
Kapal tersebut diketahui sedang menarik sebuah tongkang TK. Bahari 278 milik PT. Mitra Tujuh Samudra dalam pelayaran dari Palembang, Sumsel, menuju Singapura. Berdasarkan hasil pemeriksaan, propeller TB. Wahana 15 terbelit tali tros sepanjang 25 meter, yang menyebabkan mesin kapal mati sejak pukul 02.40 WIB dini hari di tengah kondisi arus dan angin yang cukup kencang.
Menindaklanjuti situasi tersebut, KRI SNU-373 segera melakukan komunikasi dengan awak kapal dan mengerahkan tim pemeriksa serta tim penyelam untuk membantu melepaskan lilitan tali tros yang diduga berasal dari kapal ikan.
Baca Lainnya :
- Wisuda Purna Wira 79 Pati TNI AL, Kasal: Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara Tak Pernah Berhenti0
- Kapal Perang KRI John Lie-38 Bakal Unjuk Kemampuan di India0
- HUT ke-80 TNI, Patriotisme Satgas MTF Berkobar di Laut Mediterania0
- HUT ke-80 TNI, Kolinlamil Dapat Kejutan dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok0
- Sertijab Kadisharkap Panglima Kolinlamil Laksda TNI Rudhi Aviantara Tegaskan Kesiapan Armada0
Upaya penyelamatan berhasil dilakukan. Propeller TB. Wahana 15 yang sempat bermasalah telah kembali normal. Setelah mendapat pertolongan, kapal tunda tersebut melanjutkan pelayaran menuju Singapura dengan aman di bawah pemantauan KRI SNU-373.
TNI AL selalu siap sedia dalam upaya pencarian, pertolongan, dan penanganan korban kecelakaan laut. Komitmen ini sejalan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran serta memberikan perlindungan kepada masyarakat maritim. (Arry/Oryza)











