- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Sudah Ada Investor, Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat Dimulai 2024

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimews.com (IMN), PALEMBANG: Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, Palembang, Sumsel, memasuki tahap finalisasi sertifikasi, desain serta skema pembiayaan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Optimistis pembangunan bisa berjalan sesuai rencana karena sudah ada sejumlah investor yang tertarik.
Menhub Budi Karya Sumadi dan Pj. Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni melakukan pembahasan kelanjutkan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, Palembang, pada Sabtu (14/10/2023).
Baca Lainnya :
- Hari Maritim Nasional ke-59, Presiden Jokowi: Laut Anugerah Tuhan, Banyak Menyimpan Rezeki0
- Ini Rute Pesawat Jet Pindah Pendaratan ke Bandara Kertajati, Damri Siap Melayani0
- Tingkatkan Ekonomi Pemprov NTB, Kemenhub Serah Terima P3D Pelabuhan Pengumpan Regional0
- Masuk Zona Integritas WBK, Pelabuhan Makassar Diapresiasi Kemen PAN-RB0
- Aset 109, 51 T Terminal Petikemas Berkapasitas 3 Juta TEUs Kolaborasi DP World Dubai dan Maspion 0
Budi Karya mengatakan saat ini tengah mengupayakan finalisasi sertifikasi, desain, dan skema pembiayaannya. Ia mengatakan pertemuan itu membahas tentang rencana kemajuan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat.
"Kami bersama-sama Pemprov Sumsel akan memastikan finalisasi dari sertifikasi, desain, dan pembiayaan melalui skema Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha (KPBU),” kata Budi Karya dalam keterangan tertulis dikutip Senin (16/10/2023).
Ia mengungkapkan, telah ada sejumlah investor yang melakukan penjajakan. Ia optimistis pembangunan berjalan dengan baik.
Adapun sejumlah tantangan yang dihadapi dalam membangun Pelabuhan Tanjung Carat, di antaranya yaitu pengalihan fungsi dari yang tadinya hutan menjadi area produktif, termasuk penyelesaian amdal.
“Tapi kita akan lakukan penyelesaiannya simultan dengan kegiatan pembuatan desain. Jadi kalau kita bisa selesaikan dalam 6 bulan kedepan, Insya Allah tahun depan kita dapat melakukan lelang. Dan karena memang sudah ada investornya, ditargetkan tahun 2024 kita bisa melakukan groundbreaking,” ucap Budi Karya.
PEMPROV MENDUKUNH
Sementara itu Pj. Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan, Pemprov Sumsel mendukung pembangunan pelabuhan tersebut.
“Mengenai pelabuhan Tanjung Carat, pada prinsipnya semua program yang masuk ke sini apalagi ini untuk memperlancar transportasi kemudian untuk pelayanan kita pasti dukung," kata Agus.
Dijelaskan Agus, di dalam rapat dibahas soal langkah-langkah yang akan dilakukan dan perlu dilakukan untuk melakukan percepatan pembangunan.
Pelabuhan Tanjung Carat nantinya akan menjadi pusat distribusi barang/logistik menggantikan Pelabuhan Boom Baru yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena lokasinya berada di tengah kota.
Selain itu Pelabuhan Boom Baru sudah mengalami pendangkalan (sedimentasi) sehingga tidak bisa disinggahi kapal-kapal berukuran besar. Nantinya Pelabuhan Boom Baru akan difungsikan sebagai pelabuhan penumpang.(Arry/Oryza)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) dan Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni. Foto: Kemenhub











