- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Sentil ASDP, Menhub Minta Tingkatkan Aspek Keselamatan Penyeberangan Merak-Bakauheni

Keterangan Gambar : Menhub Budi.Karya Sumadi dan Kakorlantas Irjen Forma Shantyabudi di Pelabuhan Merak. Foto: Kemenhub
indonesiamaritimenews.com ( IMN)MERAK: Insiden mobil kecebur di dermaga Pelabuhan Merak jadi atensi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Jajaran PT ASDP Indonesia Ferry dan seluruh pemangku kepentingan di sektor penyeberangan diminta meningkatkan aspek keselamatan.
Menhub meminta aspek keselamatan ditingkatkan, guna mengantisipasi potensi gangguan cuaca angin dan arus laut yang bergerak kencang di masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Hal ini ditekankan Menhub saat meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (24/12/2022). Hadir pula Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Dirut PT ASDP Ira Puspadewi.
Baca Lainnya :
- Mudik Nataru 2022, Pelabuhan Bakauheni Aman Lalu Lintas Lancar0
- Hindari 13 Titik Kemacetan dari Jakarta Menuju Pelabuhan Merak0
- Libur Nataru, Menyebarang Merak ke Bakauheni Diimbau Berangkat Siang Hari0
- Jangan Lupa, 9 Ruas Tol ini Gratis Saat Libur Natal dan Tahun Baru 0
- Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Telan Korban 2 Nyawa WN China, Kemenhub dan Polri Investigasi 0
“Gangguan cuaca ini akan mempengaruhi jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal menjadi tidak pasti. Untuk itu kita harus menjaga aktivitas penyeberangan dari dermaga demi keselamatan penumpang,” ujar Menhub di Pelabuhan Merak.
Rute Merak – Bakauheni merupakan salah satu titik krusial yang berpotensi terjadi kepadatan penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang di masa libur. Untuk itu, antisipasi khusus perlu dilakukan.
Menhub juga menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama segenap pemangku kepentingan yakni: TNI, Polri, Pemerintah Daerah, PT ASDP, BMKG, dan unsur terkait lainnya. Rakor dilakukan untuk memastikan pergerakan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Merak–Bakauheni agar berjalan aman, nyaman dan juga mengedepankan aspek kesehatan.
ASDP
Selain kondisi cuaca ekstrem, sejumlah catatan yang disampaikan Menhub yaitu: meminta PT ASDP sebagai pengelola pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni untuk lebih meningkatkan upaya dalam menjaga kelancaran proses keluar masuk kendaraan ke kapal, agar tidak terjadi kepadatan yang mengular.
Untuk mendukung kelancaran keluar masuk kapal, Menhub juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket secara daring, agar perjalanan lebih lancar dan nyaman.
Menanggapi terjadinya insiden mobil minibus yang tercebur ke laut saat hendak masuk kapal di Pelabuhan Penyeberangan Merak pada Jumat (23/12/2022) malam, Menhub menyampaikan permohonan maaf. Dia meminta ASDP untuk menangani korban dengan baik dan melakukan evaluasi agar kejadian tidak terulang lagi. Petugas juga diminta melakukan penjagaan yang lebih ketat di area dermaga.
Sebelumnya diberitakan indonesiamaritimenews.com sebuah mobil minibus ditumpangi suami istri tercebur ke laut di dermaga Pelabuhan Merak, Jumat malam. Suami istri itu berhasil diselamatkan petugas Polair dan Basarnas dengan cara memecahkan kaca sebelum mobil tenggelam seluruhnya. (Arry/Oryza)











