- Tinggalkan Vietnam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran KJK 2026 ke China
- Lanal Tegal Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Warga Pesisir Brebes Dibagikan Sembako
- Komandan Seskoal Hadiri Tasyakuran Hari Pendidikan TNI AL ke-80 di Surabaya
- 1,5 Ton Kayu Stigi Mau Diselundupkan, Digagalkan Kodaeral VII di Pelabuhan Tenau Kupang
- Tasyakuran Hardik TNI AL, Kasal Tekankan Pentingnya Bangun Prajurit Jalasena Unggul dan Profesional
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bersama BI dan KRI HIU-634, Sukses Layani Masyarakat di Pulau Terpencil
- Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo: Simbol Keberanian Pejuang Buruh
- Tim SFCR TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
- Delegasi TNI AL Tinjau Industri Penerbangan di Italia, Lirik Pesawat A-Viator
- Kapal Survei dan Pemetaan Canggih, KRI Canopus-936 Siap Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia
Revitalisasi Tambak Idle di Karawang, Menteri Trenggono: Tidak Merusak Ekosistem Mangrove

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau lahan calon lokasi revitalisasi tambak idle di Karawang, Jabar. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KARAWANG: Revitalisasi tambak idle di lahan Kementerian Kehutanan di Karawang, Jabar, dipastikan tidak mengganggu ekosistem mangrove. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kamis (9/1/2025) meninjau calon lokasi revitalisasi tambak yang terletak di Desa Sadari, Kecamatan Cibuaya, Karawang.
“Nanti di sini akan dibangun tambak modern, di tengahnya ada sarana budi daya, di pinggirnya akan ada mangrove belt, kemudian ada industri pabrik pakan, pengolahan dan seterusnya. Kalau ini berjalan, akan banyak tenaga kerja yang terserap,” ungkap Trenggono di lokasi.
Baca Lainnya :
- Cetak Rekor Pertama, PNBP Ditjen Perhubungan Laut Tembus Angka Rp6 Triliun0
- Urus Sertifikat Kelaikan Kapal Perikanan Akan Lebih Mudah, KKP Buka Akses Layanan Online0
- Stop Impor Garam, KKP Targetkan Swasembada Garam 2027, Ini Strateginya0
- KKP Klaim Pasokan dan Harga Ikan Selama Nataru 2024/2015 Aman0
- Libur Nataru 2024-2025, KKP Jamin Stok Ikan Cukup, Mutu Terjamin0
Calon lokasi revitalisasi tambak idle di Kecamatan Cibuaya, Karawang merupakan lahan milik Kementerian Kehutanan seluas 2.548 hektare. Tambak idle di wilayah itu sebelumnya dikelola masyarakat untuk kegiatan budidaya perikanan, salah satunya bandeng.
Di sekitar calon lokasi revitalisasi terdapat kawasan wisata alam mangrove yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Menteri Trenggono memastikan, kawasan mangrove tidak akan diganggu, justru ekosistemnya akan diperluas melalui pengembangan mangrove belt. Hutan mangrove sekaligus menjadi menjadi pelindung bagi tambak dan juga permukiman dari abrasi dan gelombang tinggi.
Program revitalisasi menjadi bagian dari upaya KKP mendukung pencapaian target swasembada pangan, pemenuhan gizi masyarakat melalui protein ikan, serta menumbuhkan perekonomian daerah dan nasional.
“Multiplier effectnya akan begitu besar. Ini adalah bukti bahwa Bapak Presiden betul-betul serius menciptakan lapangan pekerjaan, mengangkat harkat martabat bangsa, dengan kemandirian budidaya perikanan,” pungkas Trenggono.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memastikan mendukung penuh program revitalisasi tambak idle Pantura. Sinergi bersama KKP adalah langkah mengoptimalkan fungsi hutan untuk program ketahanan pangan.
“Ini di sini akan ada mangrove belt, sehingga mangrove subur akan lebih banyak lagi. Jadi swasembada protein dapat, hutannya juga terlindungi. Tidak ada pembabatan hutan, melainkan memaksimalkan fungsi hutan,” tegas Raja Juli. (Fat/Oryzq)











