- CTI-CFF di Bali, Komitmen 6 Negara Kelola Sumber Daya Laut Berkelanjutan
- Arus Peti Kemas Tumbuh 5 Persen, Pelindo Petikemas Optimis Capai Melebihi Target 2025
- Siapkan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, KKP Gandeng Perguruan Tinggi
- 1,2 Ton Sembako Diterbangkan Cassa TNI AL untuk Korban Banjir Sibolga
- KRI Soeharso-990 dan Rumah Sakit Lapangan TNI AL Layani Korban Banjir, Banyak Kena ISPA dan Diare
- 55 Kapal Pelni Layani Pemudik Nataru 2025-2026, Dirut: Utamakan Pelayanan Aman dan Nyaman
- Aksi Aspirasi TKBM, Terminal Peti Kemas Bagendang Dipastikan Berjalan Normal
- Kapal Rumah Sakit, Penuhi Harapan Warga Korban Bencana Pulihkan Kesehatan
- Gubernur Aceh Sambut Kedatangan KRI Teluk Gilimanuk-531, Terima Bantuan Kemanusiaan
- KRI Sultan Thaha Syaifuddin-367 Debarkasi Bantuan Logistik di Wilayah Lhokseumawe
KKP Klaim Pasokan dan Harga Ikan Selama Nataru 2024/2015 Aman

Keterangan Gambar : Dirjen Perikanan Tangkap, Lotharia Latif sidak di Pelabuhan Nizam Zaman dan Pasar Ikan Muara Baru, Jakarta Utara. Foto: KKP
Indonesianaeitimenews.com (IMN), JAKARTA: Stok dan harga dan harga ikan dipastikan tetap stabil selama Natal 2024 serta Tahun Baru 2025. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan layanan di pelabuhan perikanan tetap berjalan.
Berdasarkan data dari pusat informasi pelabuhan perikanan, produksi perikanan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman pada Desember 2024 mencapai 22.850 ton. Jenis ikan tersebut didominasi ikan cakalang madidihang, tuna mata besar, cumi-cumi, layang, dan tongkol tetap aman terkendali.
Baca Lainnya :
- Libur Nataru 2024-2025, KKP Jamin Stok Ikan Cukup, Mutu Terjamin0
- Berantas Pencurian Ikan di Kawasan Asia Tenggara, Indonesia Gandeng 10 Negara0
- Sehat dan Bersih, 8 Pelabuhan Perikanan KKP Raih Penghargaan PBUS 2024 Kemenkes0
- Jaga Harta Karun BMKT di Laut, KKP Gugah Kesadaran Generasi Muda0
- 52 Ribu BBL Rp7,8 M Mau Diselundupkan dari Krui Lampung, Digagalkan KKP0
Sementara itu, rata-rata harga ikan dominan per kilogram yang didaratkan pada bulan Desember yaitu ikan cakalang Rp 16.000, ikan madidihang Rp 21.000, tuna mata besar Rp 20.000, cumi-cumi Rp 90.000, layang 13.000, dan tongkol Rp 13.000.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif melakukan sidak di Pelabuhan Nizam Zaman dan Pasar IIkan Muara Baru pada Selasa (24/12/2025). Ia mengungkapkan, stok produksi dari bongkar ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman berjalan aman dan lancar. Transaksi jual beli masih terkendali serta berjalan dengan baik dan lancar.
“Kami perkirakan untuk kebutuhan Natal dan tahun baru masih terkendali dan tercukupi,” ujarnya.
Latif juga berpesan agar seluruh petugas di pelabuhan perikanan tetap memberikan pelayanan yang optimal pada masa libur natal dan tahun baru, meski telah memasuki musim akhir penangkapan ikan pada tahun 2024.
“Melalui penangkapan ikan terukur, musim penangkapan ikan dari bulan Januari hingga Desember jadi lebih baik dan meningkatkan prduktivitas nelayan. Jadi kita harapkan geliat usaha perikanan tangkap akan kembali pada awal tahun mendatang,” jelasnya.
Latif juga berdialog langsung dengan pelaku usaha dan masyarakat yang melakukan aktivitas jual beli dan perdagangan ikan. Mereka menyampaikan bahwa stok ikan dan jual beli berjalan aman lancar serta berharap pemerintah terus meningkatkan sarana dan prasarana di lapangan.
Dirjen Latif selanjutnya menyampaikan ke para petugas agar terus meningkatkan pelayanan masyarakat di kawasan pelabuhan, serta menyampaikan terima kasih kepada para pelaku usaha dan nelayan yang selama ini memberikan kontribusi besar di sektor perkekonomian Indonesia.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta agar seluruh jajarannya tetap melakukan monitoring langsung di lapangan khususnya terkait kegiatan operasional pelabuhan perikanan dan pelayanan masyarakat untuk menjaga stok kesediaan ikan selama libur natal dan tahun baru 2025. (Arry/Oryza)











