- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
Presiden Prabowo Solat Iduladha di Masjid Istiqlal

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menunaikan salat Iduladha 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/6/2025). Salat Idul Adha dipimpin oleh Imam H. Mutakhir Abdurahman, Lc., MA.
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menunaikan salat Iduladha 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/6/2025). Salat Iduladha dipimpin oleh Imam H. Mutakhir Abdurahman, Lc., MA.
Presiden tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 06.35 WIB disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Pelaksana Harian Menteri Agama Prof. Sahiron, serta Pelaksana Tugas Imam Besar Masjid Istiqlal Dr. Mulawarman.
Baca Lainnya :
- Prajurit TNI AL Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur\'an Internasional di Libya0
- Malam Nisfu Syaban 2025, Ini Doa dan Amalan Pembuka Pintu Ampunan0
- Jangan Lewatkan Malam Isra Miraj 27 Rajab 1446 H, Perbanyak Doa, Ini Amalannya0
- DMI Bakal Bangun 10 Mesjid di Gaza, Pengungsi Bisa Beribadah Ramadhan 1446 H 0
- PTP Nonpetikemas Peduli Masyarakat, 200 Bocah Sunatan Massal, Pulang Bawa Santunan0
Salat Iduladha dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan Imam H. Mutakhir Abdurahman, Lc., MA. Sementara Khatib adalah Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., yang menyampaikan khutbah bertema “Menebar Cinta Kasih Melalui Ibadah Kurban”.
Dalam khutbahnya, Prof. Wan Jamaluddin menekankan pentingnya menjadikan ibadah kurban sebagai manifestasi dari keikhlasan, kepedulian sosial, dan cinta kasih terhadap sesama.
“Ibadah kurban bukan hanya seremonial penyembelihan hewan. Di balik itu, ada nilai-nilai spiritual dan sosial. Kurban adalah bentuk aktualisasi dari cinta kasih. Cinta kepada Allah yang ditunjukkan dengan ketaatan, dan cinta kepada sesama manusia yang ditunjukkan melalui berbagi,” ujarnya.
Khatib juga mengajak para jamaah untuk menjadikan momentum Iduladha ini sebagai titik tolak untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan untuk ketahanan keluarga, ketahanan Negara, dan perdamaian dunia.
“Mari kita kobarkan kembali semangat pengorbanan dan cinta kasih Nabi Ibrahim dan keluarganya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadikan ibadah kurban tahun ini bukan sekedar ritual tahunan, tetapi sebagai pengingat bahwa membangun negeri membutuhkan ketulusan, kerja sama, dan pengorbanan dari semua pihak,” ucap Khatib.
Suasana khidmat menyelimuti Masjid Istiqlal yang dipenuhi ribuan jamaah. Presiden Prabowo tampak khusyuk mengikuti seluruh rangkaian ibadah.
Turut melaksanakan salat Iduladha di Masjid Istiqlal yaitu Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, para pimpinan lembaga negara, para duta besar negara sahabat, dan para menteri kabinet Merah Putih.
Sejumlah pejabat negara yang hadir salat di Masjid Istiqlal antara lain: Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Investai dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto ,Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, Kepala Badan Jaminan Produk Halal Haikal Hassan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin hingga Ketua MPR RI Ahmad Muzani. (Arry/Oryza)











