- Upaya Penyelundupan Benih Bening Lobster Rp1,6 M di Bandara Juanda Digagalkan
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung
- Komisi V DPR RI Cek Kualitas Pelayanan dan Keamanan Pelabuhan Makassar
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya
- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
Prajurit TNI AL Siap Tempur, Siaga Tanggulangi Kejahatan di Lautan

Keterangan Gambar : Latihan Integrasi TNI Tahun 2025 melibatkan unsur KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 digelar di perairan Belinyu, Bangka Belitung, Rabu (19/11/2015). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANGKA BELITUNG: TNI AL menunjukkan kesiapan tempur, profesionalisme, serta kemampuan operasi laut terpadu. Selain siap tempur, prajurit TNI juga siap menanggulangi kejahatan di lautan.
Profesionalisme TNI AL ditunjukkan dalam Latihan Integrasi TNI Tahun 2025 dengan melibatkan unsur KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 yang digelar di perairan Belinyu, Bangka Belitung, Rabu (19/11/2015).
Latihan ini ditinjau langsung oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin; Jaksa Agung ST. Burnahuddin; dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Baca Lainnya :
- Kolaborasi TNI-Angkatan Bersenjata Yordania, dari Merpati Putih hingga Drone Kamikaze0
- Lanal Banten Kawal Tim Jetski Anggota Dewan Seberangi Selat Sunda Pakai Jetski0
- KRI Spica-934 dan Kapal Australia HMAS Leeuwin A-245 Gelar Ship Visit Exchange di Kupang0
- Tiga Hari Kunjungi Indonesia, Kapal AL Singapura MV Mentor Dilepas Kodaeral III: Selamat Jalan..0
- KRI Bung Hatta-370 dan Pesawat Udara Casa U-6206 Kerja Sama Taktis di Perbatasan Indonesia-Malaysia0
Hadir pula Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Dr. Muhammad Yusuf Ateh, Wakasal Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma dan para pejabat TNI lainnya.
Pada latihan ini, digelar demonstrasi operasi laut yaitu simulasi penindakan aksi penyelundupan di wilayah perairan strategis. Dalam skenario operasi, kedua KRI melaksanakan pelayaran di perairan Bangka Belitung dan mendeteksi dua kontak sasaran, yakni KM Carly (kapal kayu) dan SPOB Tarsus Alfa 07, yang mencoba melarikan diri dari pemeriksaan.
Unsur TNI AL segera meningkatkan kesiapsiagaan dengan melaksanakan peran tempur bahaya permukaan, kemudian melakukan intercept terhadap pergerakan kedua kapal.
Setelah diberikan tembakan peringatan, KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 melanjutkan tindakan dengan peran pemeriksaan dan pengeledahan, termasuk pengerahan skoci untuk mendekati sasaran.
Dukungan udara juga hadir melalui manuver helikopter yang menurunkan pasukan guna mempercepat eksekusi Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) di atas kapal target. Hasil pelaksanaan VBSS menunjukkan indikasi kuat bahwa kapal-kapal tersebut membawa muatan pasir timah ilegal yang diduga akan diselundupkan keluar daerah.
Seluruh hasil pemeriksaan segera dilaporkan kepada Pos Komando, sebelum kedua kapal sasaran secara resmi diserahkan kepada Lanal Babel untuk pemeriksaan lanjutan. Selanjutnya, sesuai prosedur, muatan diserahkan kepada instansi terkait yaitu ESDM Babel.
Melalui Latihan Integrasi TNI 2025 ini, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan laut, menindak aktivitas ilegal, serta memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan nasional, khususnya di sektor-sektor rawan penyelundupan.
Prajurit dan unsur TNI AL siap melaksanakan setiap skenario dengan kemampuan terbaik demi tegaknya hukum dan kedaulatan maritim Indonesia, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Mar)











