- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II
KRI Spica-934 dan Kapal Australia HMAS Leeuwin A-245 Gelar Ship Visit Exchange di Kupang

Keterangan Gambar : Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KUPANG: Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini bagian dari Harbour Phase Latihan Bersama Coordinated Hydrographic Survey Exercise (CHSE) 2025. Kegiatan ini dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral dan diplomasi maritim antara TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN).
Dalam siaran resmi Dinas Penerangan TNI AL dijelaskan, pertukaran kunjungan ini diikuti oleh seluruh personel, mulai dari Komandan kapal hingga prajurit tingkat bawah. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan personel kedua Angkatan Laut melalui interaksi langsung, pertukaran pengalaman, serta pemahaman terhadap sistem dan budaya kerja masing-masing.
Baca Lainnya :
- Tiga Hari Kunjungi Indonesia, Kapal AL Singapura MV Mentor Dilepas Kodaeral III: Selamat Jalan..0
- KRI Bung Hatta-370 dan Pesawat Udara Casa U-6206 Kerja Sama Taktis di Perbatasan Indonesia-Malaysia0
- Tanam Pohon dan Berbagi Sembako, Aksi Sosial Pasmar 2 di HUT ke-80 Korps Marinir0
- 10.000 Benih Ikan Lele Ditebar Prajurit Koderal XII, Dukung Ketahanan Pangan0
- Kasal Terima Kunjungan Delegasi Adviser To The President Of Russian Federation0
Sebelumnya, kedua kapal telah melaksanakan Sea Phase di sekitar Laut Timor, meliputi berbagai latihan hidrografi seperti MBES, SBES, SSS, CTD, Tide Gauge, Meteorology, dan Seabed Sampling Exercise, serta latihan taktis seperti Tactical Manoeuvre, Flaghoist, dan Damage Control Exercise.
Melalui kegiatan ini, TNI AL dan RAN menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan interoperabilitas, memperkuat profesionalisme, serta memperdalam kerja sama di bidang survei hidrografi dan keselamatan navigasi maritim.
Kehadiran KRI Spica dan HMAS Leeuwin di Kupang menjadi wujud nyata kontribusi kedua Angkatan Laut dalam mendukung stabilitas keamanan dan perdamaian di kawasan perbatasan Indonesia–Australia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa keberhasilan ini sesuai dengan visi profesionalisme prajurit TNI AL dalam melaksanakan operasi kemananan laut, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan keamanan maritim di kawasan Asia Pasifik. (Bow/Mar)











