- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
KRI Spica-934 dan Kapal Australia HMAS Leeuwin A-245 Gelar Ship Visit Exchange di Kupang

Keterangan Gambar : Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KUPANG: Prajurit KRI Spica-934 dan HMAS Leeuwin A-245 melaksanakan kegiatan Ship Visit Exchange atau saling bertukar kunjungan kapal di Pelabuhan Tenau Kupang, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini bagian dari Harbour Phase Latihan Bersama Coordinated Hydrographic Survey Exercise (CHSE) 2025. Kegiatan ini dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral dan diplomasi maritim antara TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN).
Dalam siaran resmi Dinas Penerangan TNI AL dijelaskan, pertukaran kunjungan ini diikuti oleh seluruh personel, mulai dari Komandan kapal hingga prajurit tingkat bawah. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan personel kedua Angkatan Laut melalui interaksi langsung, pertukaran pengalaman, serta pemahaman terhadap sistem dan budaya kerja masing-masing.
Baca Lainnya :
- Tiga Hari Kunjungi Indonesia, Kapal AL Singapura MV Mentor Dilepas Kodaeral III: Selamat Jalan..0
- KRI Bung Hatta-370 dan Pesawat Udara Casa U-6206 Kerja Sama Taktis di Perbatasan Indonesia-Malaysia0
- Tanam Pohon dan Berbagi Sembako, Aksi Sosial Pasmar 2 di HUT ke-80 Korps Marinir0
- 10.000 Benih Ikan Lele Ditebar Prajurit Koderal XII, Dukung Ketahanan Pangan0
- Kasal Terima Kunjungan Delegasi Adviser To The President Of Russian Federation0
Sebelumnya, kedua kapal telah melaksanakan Sea Phase di sekitar Laut Timor, meliputi berbagai latihan hidrografi seperti MBES, SBES, SSS, CTD, Tide Gauge, Meteorology, dan Seabed Sampling Exercise, serta latihan taktis seperti Tactical Manoeuvre, Flaghoist, dan Damage Control Exercise.
Melalui kegiatan ini, TNI AL dan RAN menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan interoperabilitas, memperkuat profesionalisme, serta memperdalam kerja sama di bidang survei hidrografi dan keselamatan navigasi maritim.
Kehadiran KRI Spica dan HMAS Leeuwin di Kupang menjadi wujud nyata kontribusi kedua Angkatan Laut dalam mendukung stabilitas keamanan dan perdamaian di kawasan perbatasan Indonesia–Australia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa keberhasilan ini sesuai dengan visi profesionalisme prajurit TNI AL dalam melaksanakan operasi kemananan laut, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan keamanan maritim di kawasan Asia Pasifik. (Bow/Mar)











