- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Personel Posal Eretan Cirebon Evakuasi Jenazah ABK

Keterangan Gambar : Jenazah ABK TB Berau Coal 56 dievakuasi oleh anggota Pos TNI Angkatan Laut Eretan Cirebon di Muara Kalimasetan, Indramayu. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), INDRAMAYU: Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon melalui Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Eretan, berhasil mengevakuasi jenazah ABK) TB Berau Coal 56 yang meninggal dunia karena sakit di Muara Kalimasetan, Kecamatan Sukra, Kab. Indramayu, Senin (20/05).
Berdasarkan informasi yang diterima dari salah seorang saksi crew kapal, kejadian berawal ketika seorang Anak Buah Kapal (ABK) berinisial korban SK (50) mengeluhkan sakit kepala.
Pria asal Magetan Jawa Timur itu berteriak untuk meminta pertolongan kepada crew kapal. Kemudian salah satu crew kapal menghampiri korban lalu menolongnya agar segera beristirahat.
Namun selang beberapa jam kemudian, SK meminta minum kepada crew kapal lalu kembali beristirahat. Sekitar pukul 14.00 WIB di perairan Laut Jawa, salah satu crew kapal mengontrol keberadaan SK dan melihat ia muntah-muntah. Pria itu kemudia tergeletak meninggal dunia dengan kondisi lemas.
Nahkoda Kapal kemudian segera menghubungi pengurus kapal untuk meminta bantuan pertolongan evakuasi korban. Selanjutnua personel Posal Eretan di bawah jajaran Lanal Cirebon, menggunakan Patkamla Sea Rider TNI AL Sarwajala dan Tim Gabungan Airud Polda Jabar bergerak cepat.
Baca Lainnya :
- 5 Desa Terendam, Lanal Cirebon Kerahkan Tim Siaga Banjir dan Perahu Karet0
- Pasukan KPLP Padamkan Kebakaran Kapal SPOB Jeanita di Tanjung Uban0
- Penyebab Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong Diselidiki KNKT, Tidak Ada Black Box0
- Pesawat Cessna Jatuh di Lapangan Sunburst BSD Serpong, 3 Penumpang Tewas0
- Pemuda Galau Diperiksa TNI AL, Bawa Shabu 142 Gram Jaringan Internasional Malaysia0
Personel Posal Eretan melakukan proses evakuasi jenazah korban untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu guna dilaksanakan otopsi dan penanganan lebih lanjut.
Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Ridwansyah, menghimbau kepada seluruh ABK kapal agar selalu berhati-hati dalam bekerja serta menjaga kesehatannya.
"Kami selalu tekankan kepada prajurit TNI AL Lanal Cirebon untuk berperan aktif secara profesional, bergerak cepat dalam mendukung kegiatan dan selalu sigap untuk terus membantu masyarakat saat ada kejadian khususnya di wilayah perairan Lanal Cirebon," pungkas Danlanal Cirebon.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa setiap Prajurit Jalasena Samudera harus selalu sigap dalam membantu masyarakat yang mengalami kesusahan. (Arry/Oryza)











