- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
Personel Posal Eretan Cirebon Evakuasi Jenazah ABK

Keterangan Gambar : Jenazah ABK TB Berau Coal 56 dievakuasi oleh anggota Pos TNI Angkatan Laut Eretan Cirebon di Muara Kalimasetan, Indramayu. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), INDRAMAYU: Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon melalui Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Eretan, berhasil mengevakuasi jenazah ABK) TB Berau Coal 56 yang meninggal dunia karena sakit di Muara Kalimasetan, Kecamatan Sukra, Kab. Indramayu, Senin (20/05).
Berdasarkan informasi yang diterima dari salah seorang saksi crew kapal, kejadian berawal ketika seorang Anak Buah Kapal (ABK) berinisial korban SK (50) mengeluhkan sakit kepala.
Pria asal Magetan Jawa Timur itu berteriak untuk meminta pertolongan kepada crew kapal. Kemudian salah satu crew kapal menghampiri korban lalu menolongnya agar segera beristirahat.
Namun selang beberapa jam kemudian, SK meminta minum kepada crew kapal lalu kembali beristirahat. Sekitar pukul 14.00 WIB di perairan Laut Jawa, salah satu crew kapal mengontrol keberadaan SK dan melihat ia muntah-muntah. Pria itu kemudia tergeletak meninggal dunia dengan kondisi lemas.
Nahkoda Kapal kemudian segera menghubungi pengurus kapal untuk meminta bantuan pertolongan evakuasi korban. Selanjutnua personel Posal Eretan di bawah jajaran Lanal Cirebon, menggunakan Patkamla Sea Rider TNI AL Sarwajala dan Tim Gabungan Airud Polda Jabar bergerak cepat.
Baca Lainnya :
- 5 Desa Terendam, Lanal Cirebon Kerahkan Tim Siaga Banjir dan Perahu Karet0
- Pasukan KPLP Padamkan Kebakaran Kapal SPOB Jeanita di Tanjung Uban0
- Penyebab Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong Diselidiki KNKT, Tidak Ada Black Box0
- Pesawat Cessna Jatuh di Lapangan Sunburst BSD Serpong, 3 Penumpang Tewas0
- Pemuda Galau Diperiksa TNI AL, Bawa Shabu 142 Gram Jaringan Internasional Malaysia0
Personel Posal Eretan melakukan proses evakuasi jenazah korban untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu guna dilaksanakan otopsi dan penanganan lebih lanjut.
Danlanal Cirebon Letkol Laut (P) Ridwansyah, menghimbau kepada seluruh ABK kapal agar selalu berhati-hati dalam bekerja serta menjaga kesehatannya.
"Kami selalu tekankan kepada prajurit TNI AL Lanal Cirebon untuk berperan aktif secara profesional, bergerak cepat dalam mendukung kegiatan dan selalu sigap untuk terus membantu masyarakat saat ada kejadian khususnya di wilayah perairan Lanal Cirebon," pungkas Danlanal Cirebon.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa setiap Prajurit Jalasena Samudera harus selalu sigap dalam membantu masyarakat yang mengalami kesusahan. (Arry/Oryza)











