- Upaya Penyelundupan Benih Bening Lobster Rp1,6 M di Bandara Juanda Digagalkan
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung
- Komisi V DPR RI Cek Kualitas Pelayanan dan Keamanan Pelabuhan Makassar
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya
- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
Perdana, IPC TPK Area Panjang Layani Bongkar Muat Kapal MV MAERK NASSJO Tujuan Cina

Keterangan Gambar : Layanan perdana, kapal berbendera Liberia MV MAERSK NASSJO tujuan Cina. Foto: IPC TPK Panjang
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANDAR LAMPUNG: IPC Terminal Petikemas/IPC TPK Area Panjang untuk pertama kalinya melayani bongkar muat direct call tujuan Cina. Maiden Voyage (layanan perdana) MV MAERSK NASSJO sandar pada 29 Oktober 2024 di Dermaga E Pelabuhan Panjang, Lampung dengan rute Jakarta - Tanjung Pelepas - Qingdao.
Manager IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyono berharap layanan ini menjadi pemicu hadirnya peningkatan ekspor dari Panjang.
Baca Lainnya :
- IPC TPK Raih Best IT Perfomance 2024, Dinilai Cepat Merespon Isu IT0
- Dewan Komisaris IPC TPK Diganti, Ini Susunan Namanya0
- Pendapatan Tumbuh, Pelindo Jasa Maritim Optimistis Dongkrak Daya Tawar Bisnis Meps0
- Catatan Penghujung 2024 Pelindo Regional 2 Panjang Tembus Ekspor 118.000 USD Getah Damar ke Ethiopia0
- Rakernas Alumni AMC , Ratusan Ahli Pelayaran Niaga Kumpul di Cilegon0
"Hadirnya layanan baru dipicu oleh peningkatan ekspor komoditas utama Provinsi Lampung seperti nanas, kopi, pulp & paper, serta produk turunan dari sawit seperti palm acid oil. Harapannya layanan ini menjadi pemicu hadirnya layanan lain peningkatan ekspor dari Panjang." ujar Anang.
MV MAERSK NASSJO kapal berbendera Liberia yang memiliki LOA 171,9 meter dan BEAM 32 meter serta kedalaman -7 mLWS. Layanan baru dibuka dengan bongkar muat petikemas sebanyak 1.033 boxes / 1.369 Teus. Layanan ini tentu menjadi pendukung pelaku usaha yang akan mengirimkan barangnya ke Tiongkok tanpa transit.
Melansir Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, peningkatan ekspor di Bulan Agustus 2024 meningkat 43,60% dibanding tahun sebelumnya dan impor juga meningkat 1,13% dibanding tahun sebelumnya. Tiongkok adalah salah satu tujuan ekspor terbesar Provinsi Lampung.
"Dari sisi operasional fokus kami adalah optimalisasi layanan bongkar muat agar kapal yang sandar dapat dilayani dengan cepat dan efisien dengan memastikan kesiapan personil dan alat bongkar muat," jelas Anang.
"Kami optimis kolaborasi dengan pelayaran dapat mendatangkan kapal besar dengan layanan direct call ke berbagai negara tujuan." tutup Anang. (Arry/Oryza)











