- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Catatan Penghujung 2024 Pelindo Regional 2 Panjang Tembus Ekspor 118.000 USD Getah Damar ke Ethiopia

Keterangan Gambar : Pelindo Regional 2 Pelabuhan Panjang.Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimnews.com (IMN), BANDAR LAMPUNG: Ada catatan menarik Pelindo Regional 2 Pelabuhan Panjang yang berhasil menembus pasar luar negeri dengan ekspor Getah damar ke Ethiopia.
Pelepasan Ekspor Perdana Getah Damar ke Ethiopi itu menjadi sebuah ceremony, dihadiri Pj. Gubernur Provinsi Lampung, Kapolda Lampung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Kepala KSOP Kelas 1 Panjang, General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Kepala OJK Lampung, Kepala Bank Indonesia Lampung, Kepala KPP Bea & Cukai TMP B Bandar Lampung, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Lampung, Ketua Kadin Lampung, Ketua DPD Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) Lampung dan stakeholder maritim Pelabuhan Regional 2 Panjang lainnya,Rabu (3/8/2024).
Pelindo Regional 2 Panjang bersama CV Indonesian Commodity sebagai perusahaan Pemilik Barang berhasil mengekspor getah damar sebanyak 52 Ton dengan nilai ekspor sebesar 118.000 USD yang dimuat dalam kontainer yang sebelumnya akan dikirim ke Tanjung Priok, Jakarta.
Baca Lainnya :
- Rakernas Alumni AMC , Ratusan Ahli Pelayaran Niaga Kumpul di Cilegon0
- Terminal Teluk Lamong, Kunjungan Kapal Naik 8 Persen0
- Utamakan Keselamatan TKBM Tanjung Priok, IPC TPK Bagikan Bantuan APD 0
- Cetak Tenaga Lasher, TTL Kolaborasi Poltekpel, KSOP Tanjung Perak Beri Apresiasi0
- Pertahankan Efisiensi, SPSL Customer Hearing 2024, Tingkatkan Mutu Layanan Logistik0
Kegiatan ceremony Ekspor yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Lampung ini selanjutnya secara berkelanjutan akan dikirim ke enam negara tujuan meliputi Yaman, Tunisa, Sudan, Arab saudi, Singapura dan Yunani.
“Potensi ekspor komoditas pertanian dari subsektor kehutanan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, salah satunya getah damar (shorea javanica) asal Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, yang mampu menembus enam Negara,” kata PJ Gubernur Provinsi Lampung diwakili Asisten Administrasi Umum Senen Mustakim.
Pemerintah lampung memberikan apresiasi atas keberhasilan ekspor ini.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan berkontribusi terhadap pencapaian yang diraih oleh Provnsi Lampung, melalui ekspor hasil Bumi yang mendorong UMKM untuk dapat produktif melakukan kegiatan perdagangan yang selama ini menjadi komuditas- komuditas unggulan Provinsi Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forkopimda dan stakeholder terkait akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan perdagangan untuk kemajuan perekonomian Provinsi Lampung,”ungkap Mustakim
Dikesempatan yang sama Imam Rahmiyadi, General Manager Pelindo Regional 2 Panjang menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mensukseskan kegiatan Ekspor Perdana getah damar melalui Pelabuhan Regional 2 Panjang ini.
“Selaku Operator Pelabuhan dan sebagai pintu gerbang ekonomi Provinsi Lampung, kami berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dalam hal peningkatan kualitas layanan baik kegiatan ekspor maupun impor, produktivitas kerja, kinerja yang Iebih efektif dan efisien. Dalam mendukung komitmen pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros Maritim Dunia. Dan kami akan selalu melakukan evaluasi terhadap layanan yang kami berikan kapada pengguna jasa,” ungkap Imam.
Waktu bergulir, terobosan dan inovasi gemilang awak Pelindo Regional 2 Panjang terus ditunggu karena keberhasilan ekspor itu menggerakan ikutan lainnya.
Ekspor hasil Bumi itu mendorong UMKM berproduktif melakukan kegiatan perdagangan yang selama ini menjadi komuditas- komuditas unggulan di negeri berlambang Siger ini.
Jalan membuat terobosan baru terbuka lebar, saling menguntungkan, Pelindo dan Pemda. Pemerintah Provinsi Lampung berjanji bersama Forkopimda dan stakeholder terkait akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan perdagangan termasuk ekspor melalui Pelabuhan Panjang meningkatkan throughput dan untuk kemajuan perekonomian Provinsi Lampung itu sendiri.
(M.Arifin Mukendar)











