- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
Perdana, 50 Yachters 11 Negara Sandar di BMTH Pelindo

Keterangan Gambar : Pelindo menghadirkan lebih dari 50 yachters dari 11 negara untuk bersandar ke Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa untuk yang pertama kali.Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BENOA: Pelindo menghadirkan lebih dari 50 yachters dari 11 negara untuk bersandar ke Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa untuk yang pertama kali.
BMTH adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dipersiapkan untuk menjadi jangkar pariwisata (tourism hub) di Indonesia, sebagai destinasi yacht dan cruise diharapkan dapat membawa multip PLlier effect kepada perkembangan pariwisata Indonesia.
Baca Lainnya :
- Sail to Indonesia, Tiga Tahun Kiprah Pelindo, Memajukan Pariwisata Maritim0
- Pelindo Mengajar 2024, Dirut Arif Suhartono: Pendidikan Bukan Hanya Soal Akademis0
- Sabu Dikendalikan Jaringan Internasional, Gagal Masuk Mandar Terendus TIM Gabungan TNI AL0
- Pertahankan Efisiensi, SPSL Customer Hearing 2024, Tingkatkan Mutu Layanan Logistik0
- Bakauheni Harbour City Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Lampung0
Kegiatan “Sail to Indonesia Goes to BMTH” yang diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2024 ini mendapatkan apresiasi dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada saat memberikan sambutannya pada welcoming ceremony (2/10).
Budi berharap kehadiran BMTH dapat memperkuat konektivitas maritim dan logistik nasional. “Pemilihan BMTH sebagai tempat penyelenggaraan acara mencerminkan komitmen Pelindo dalam meningkatkan kapabilitas maritim Indonesia sebagai key global maritime hub.
Acara ini juga memiliki tujuan ganda yaitu untuk mempromosikan daya tarik Bali sebagai tujuan wisata global dan menjadikannya sebagai pusat kegiatan maritim,” ujarnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno juga menyampaikan dukungan yang senada. “Bali akan memiliki kesempatan penting untuk mempromosikan destinasi wisata bahari di Indonesia, dan mendorong wisatawan mancanegara serta domestik untuk berkunjung, serta mempromosikan pariwisata Bali melalui media sosial dan channels media lainnya” kata Sandiaga pada kesempatan yang sama.
Gubernur Provinsi Bali diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menyampaikan Pemerintah Propinsi Bali meyakini acara ini dapat memberi dampak positif kepada dunia pariwisata dan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah BMTH.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini memiliki serangkaian acara, antara lain Food and Culture Festival, pameran UMK setempat, dan dipuncaki dengan Benoa Jazz & Culture Fest, yang akan menghadirkan alunan musik jazz berkelas dari musisi tanah air antara lain Adikara, Ghea Indrawari, Kunto Aji, Karimata Band featuring Amelia Ong, serta Padi Reborn.
Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL, Joko Noerhudha dalam acara Gala Dinner menyampaikan harapannya agar kehadiran BMTH dapat memberikan dampak berkelanjutan kepada perkembangan pariwisata di Indonesia. Penyelenggaraan Sail to Indonesia Goes to BMTH diharapkan bisa bermanfaat secara sosial, ekonomi, dan budaya.
"BMTH ini memiliki beberapa zona, yang salah satunya adalah zona marina. Dalam pengembangannya, SPSL akan bekerja sama dengan beberapa mitra untuk menghadirkan layanan di atas air dan fasilitas darat seperti yacht club, restoran, dan juga yacht service station yang berstandar internasional," jelas Joko.
Salah satu yachter dari Australia, Olivia, menyampaikan antusiasmenya dalam mengikuti rangkaian acara ini. “Acara ini luar biasa dan seluruh acara yang disiapkan sangat menyenangkan bagi kami. Kami di sini dapat melihat pertunjukan seni budaya, kerajinan, dan menikmati pertunjukan musik lok ygal. Saya berharap dapat kembali ke BMTH tahun depan, sangat luar biasa!” (Arry/Oryza)











