- Upaya Penyelundupan Benih Bening Lobster Rp1,6 M di Bandara Juanda Digagalkan
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung
- Komisi V DPR RI Cek Kualitas Pelayanan dan Keamanan Pelabuhan Makassar
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya
- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
Penyematan Nations Medal Satgas TNI KONGA di Lebanon, Kasal: Komitmen Teguh Kami Bangun Perdamaian

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menghadiri penyematan penghargaan tertinggi “United Nations Medal” di Lebanon. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), LEBANON: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali beserta Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali menghadiri penyematan penghargaan tertinggi “United Nations Medal” di Lebanon.
Penghargaan diberikan kepada Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL dalam upacara militer "Medal Parade" yang berlangsung di Geladak Heli KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang tengah sandar di Dermaga no. 4 Port of Beirut, Lebanon, Senin (25/11/2025).
Medal Parade yang dipimpin oleh MTF Commander RADM Stephan Plath yang berkebangsaan Jerman. UN Medal disematkan kepada Komandan KRI SIM-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah dan Pilot 1 Mayor Laut (P) Arif Heri sebagai perwakilan.
Baca Lainnya :
- Manuver Helikopter Panther HS-1306 TNI AL di Laut Mediterania Memukau Pasukan Asing0
- Kasal Tinjau Industri Alat Pertahanan Canggihdi Jerman, Rheinmetall dan Euroatlas GmbH0
- Kolaborasi TNI-Angkatan Bersenjata Yordania, dari Merpati Putih hingga Drone Kamikaze0
- Raja Kerajaan Yordania Puji Prabowo: Bangga Menyebut Anda Sahabat Lama Saya0
- Kunjungan ke Indonesia, Pesawat Raja Yordania Dikawal 7 Pesawat Tempur TNI AU0
Acara ini disaksikan oleh beberapa pejabat dari sipil maupun militer di antaranya Dubes LBBP RI Lebanon Dicky Komar beserta Lebanese Armed Forces (LAF) Navy Commander Admiral Mustafa Al-Ali, Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya serta perwakilan Satgas TNI Kontingen Garuda yang berada di Lebanon.
Upacara penyematan medali UN ini dirangkai dengan kegiatan resepsi di atas geladak heli KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang menampilkan beraneka macam kuliner nusantara dan memperkenalkan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Kasal menjelaskan bahwa Medal Parade ini selain penganugerahan penghargaan tertinggi bagi personel militer yang telah bertugas dalam melaksanakan misi perdamaian, juga sebagai bentuk apresiasi yang sangat tinggi kepada KRI SIM-367 atas kesiapan teknis, profesionalisme prajurit serta pencapaian operasi yang sampai saat ini dinilai mampu memenuhi segala tuntutan tugas yang diemban dalam misi UNIFIL.
"Kepercayaan yang tak tergoyahkan ini tidak hanya mencerminkan kesiapan operasional kami, melainkan juga komitmen teguh kami untuk membangun perdamaian dan stabilitas melalui dedikasi yang teguh dan perilaku yang disiplin," ujar Kasal.
"Para pelaut kami telah membawa kesepakatan maritim Indonesia melewati perairan Lebanon melebihi dimensi operasionalnya dimana misi MTF menunjukkan diplomasi maritim Indonesia dalam tindakan dan ekspresi nyata bangsa Indonesia," ungkap Kasal.
Pemberian United Nations Medal bagi seluruh prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL menunjukkan bukti nyata akan profesionalisme TNI khususnya TNI AL dalam menghadapi perkembangan situasi yang sangat kompleks dan dinamis terutama di daerah misi perairan Lebanon dimana sesuai dengan visi Panglima TNI “PRIMA”. (Bow/Mar)











