- Pelindo Kenalkan Sektor Maritim, Siswa SMPN 129 Jakarta Diedukasi Dunia Pelabuhan
- Kemnaker Asah Kompetensi Penyandang Disabilitas, Bekali Skill di Dunia Kerja
- Ribuan Liquid Vape Rp34,9 Miliar Dioplos Keripik Singkong, Disita Lanal Lampung di Bakauheni
- Penertiban Kendaraan ODOL Diperluas hingga Pelabuhan, Menhub: Tingkatkan Keselamatan
- Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur
- Pelindo dan PELNI Akhirnya Batal Merger, Ini Kata Danantara
- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
Peluang Ekspor Produk Perikanan Indonesia ke Arab Saudi Kian Terbuka

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil memperbesar peluang ekspor produk perikanan Indonesia ke Arab Saudi. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menambah jumlah unit pengolahan ikan (UPI) yang dapat melakukan ekspor produknya ke Arab Saudi. Penambahan ini membawa peluang meningkatkan volume ekspor hasil perikanan Indonesia ke negara Timur Tengah tersebut.
Kepala Badan Mutu KKP di Jakarta, Ishartini mengatakan pihaknya mendapatkan notifikasi dari Otoritas Kompeten Arab Saudi tentang persetuan ekspor.
"Per hari ini kami mendapatkan notifikasi dari Otoritas Kompeten Arab Saudi bahwa mereka telah menyetujui 6 UPI untuk bisa mulai ekspor ke Arab Saudi. Perusahaan telah memenuhi persyaratan standar mutu dan keamanan hasil perikanan,” tutur Ishartini.
Baca Lainnya :
- Hadiah HUT ke-80 RI, KKP Permudah Pengurusan Dokumen dan Perizinan Penangkapan Ikan0
- KKP Ringkus Kapal Ikan Filipina Ukuran Jumbo 754 GT di Samudera Pasifik, Tangkapan Terbesar0
- Semarakkan Perayaan 17 Agustus, KKP Gelar Bakti Nelayan di 80 Pelabuhan Perikanan se-Indonesia0
- Tiga Hari Berlabuh di Padang, KRI Bima Suci dan Kadet ASEAN Lanjut Berlayar ke Malaysia0
- Transformasi Digital Pelayaran, KSOP Kelas II Cilacap Serahkan E-Pas Kecil ke Masyarakat Maritim0
Keenam UPI tersebut adalah:
- PT. Suri Tani Pemuka
- PT. Pahala Bahari Nusantara
- PT. Mulia Bahari Indonesia
- PT. Sekar Laut
- PT. Alam Jaya
- PT. Philips Seafood Indonesia.
Penambahan ini diyakini akan berdampak signifikan terhadap peningkatan volume ekspor serta diversifikasi komoditas perikanan yang dikirim dari Indonesia ke Arab Saudi.
Adapun komoditas utama untuk di ekspor ke Arab Saudi di antaranya berbagai produk ikan olahan, tuna, berbagai jenis ikan pelagis, tepung ikan, minyak ikan, fillet ikan, ikan kaleng, kerupuk udang, hingga berbagai jenis sambal ikan.
Keberhasilan penambahan UPI ini berkat sinergi KKP bersama BPOM melakukan negosiasi dengan otoritas kompeten Arab Saudi ini. Saat ini total perusahaan perikanan Indonesia yang dapat melakukan ekspor produk ke Arab Saudi menjadi 63 UPI.
"Hal ini merupakan keberhasilan hasil kerja semua pihak terumana sinergi KKP dan BPOM serta komunikasi yang terbangun dengan baik melalui KBRI di Arab Saudi dan Kedubes Arab Saudi di Jakarta. Utamanya adalah perusahaan perikanan yang telah berusaha menerapkan prinsip sanitasi, higiene dan keamanan pangan di sepanjang rantai produksi,” tandas Ishartini.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa KKP berkomitmen dalam melaksanakan pengendalian dan pengawasan quality assurance di sepanjang rantai produksi dan rantai pasok komoditas perikanan untuk menjamin produk berkualitas, aman konsumsi dan bergizi. (Arry/MAR)











