- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
PELNI Angkut Lebih dari 335 Ribu Ton Batubara pada Semester I 2026
Dukung Pasokan Energi Nasional

Keterangan Gambar : Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PELNI berhasil mengangkut sebanyak 335.415 metrik ton (MT) batubara menuju sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Jawa, Sumatera dan Papua. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui layanan usaha barang komersial.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, PELNI berhasil mengangkut sebanyak 335.415 metrik ton (MT) batubara menuju sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Jawa, Sumatera dan Papua guna membantu menjaga ketersediaan pasokan energi primer bagi sektor kelistrikan nasional.
Pengangkutan batubara menjadi salah satu layanan strategis dalam bisnis angkutan barang komersial PELNI. Distribusi yang dilakukan secara tepat waktu dan andal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan operasional pembangkit listrik sehingga pasokan listrik bagi masyarakat maupun sektor industri tetap terjaga.
Baca Lainnya :
- Hadapi Peningkatan Trafik Kapal di TPK Berlian, Begini Strategi Terminal Teluk Lamong0
- Catat! PELNI Terapkan Penyesuaian Tarif Angkutan Muatan Mulai 1 Juli 20260
- Perkuat Perdagangan Intra – Asia, IPC TPK Layani Perdana South China Java X-Press Feeders0
- PELNI Gandeng Petani Lokal Dukung Pasok Pangan Maritim0
- PELNI Catat Kinerja Positif Tahun Buku 2025, Layani Lebih dari 5,1 Juta Penumpang0
Direktur Utama PELNI, Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa penguatan layanan logistik maritim merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan untuk mendukung distribusi berbagai komoditas strategis nasional.
"Selain melayani transportasi penumpang, PELNI terus mengembangkan layanan logistik sebagai salah satu pilar bisnis perusahaan. Melalui layanan usaha barang komersial, kami berkomitmen menghadirkan distribusi logistik yang aman, tepat waktu, dan andal guna mendukung kebutuhan berbagai sektor strategis nasional, termasuk pasokan energi bagi pembangkit listrik," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
Sepanjang Semester I 2026, PELNI berhasil menjaga keandalan layanan melalui tingkat ketepatan waktu pengiriman (on-time delivery) yang tetap terjaga dengan mengedepankan budaya safety first dan zero accident dalam setiap kegiatan operasional. Kinerja tersebut turut mendorong pertumbuhan volume pengangkutan batubara yang meningkat signifikan hingga 505,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Budi, peningkatan kinerja tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan para pengguna jasa terhadap layanan logistik maritim PELNI sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra strategis dalam distribusi komoditas nasional.
"Pertumbuhan volume pengangkutan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan logistik maritim. Ke depan, PELNI akan terus memperkuat kapabilitas operasional, menjaga keandalan layanan, serta memperluas kontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas strategis yang menjadi penggerak perekonomian nasional," tambah Budi.
Melalui penguatan layanan usaha barang komersial, PELNI optimis dapat terus berkontribusi dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional, mendukung ketahanan energi, serta memperkuat peran transportasi laut sebagai tulang punggung distribusi logistik di Indonesia.
Sebagai catatan, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran, saat ini mengoperasikan 84 kapal yang terdiri dari 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 18 kapal rede, 9 kapal tol laut serta 1 kapal ternak yang melayani masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Bow/Mar)











