Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?

By : Indonesia Maritime News 07 Okt 2026, 03:56:22 WIB BUMN
Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?

Keterangan Gambar : Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Achmad Muchtasyar bersama Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Achmad Muchtasyar bersama jajaran menyambangi Markas Besar TNI Angkatan Laut di Cilangkap, Jakarta Timur.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan  Achmad Muchtasyar. Kunjungan Dirut Pelindo beserta jajaran berlangsung di Markas Besar Angkatan Laut, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara TNI Angkatan Laut dengan PT Pelindo.

Dalam siaran resmi TNI AL disebutkan, kunjungan kehormatan tersebut sebagai simbol komitmen untuk terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara TNI Angkatan Laut dan PT Pelindo dalam mendukung kepentingan nasional di sektor maritim. Kunjungan diakhiri dengan foto bersama.

Baca Lainnya :

Catatan indonesiamaritimenews.com Pelindo dan TNI AL telah menjalin kolaborasi di berbagai bidang, seperti pandu laut, pengamanan pelabuhan, kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta kerja sama lainnya.

Kerja sama pandu laut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung ketersediaan SDM pandu untuk operasional pemanduan kapal sebagai bagian dari layanan kepelabuhanan, yang diselenggarakan Pelindo di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Sinergi maritim strategis tersebut pada Februari 2026 lalu direalisasikan lewat penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara kedua belah pihak. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Asisten Personalia (Aspers) Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Dr. Bambang Irwanto, dan Direktur Operasi Pelindo, Putut Sri Muljanto di Pelindo Tower, Jakarta, Rabu (19/2/2026).

Dukungan perwira pandu dari unsur TNI AL diharapkan dapat memperkuat layanan pemanduan, khususnya di wilayah Indonesia bagian Timur yang memiliki tantangan geografis, aspek keselamatan pelayaran, serta peningkatan arus logistik.

Selain kerja sama pandu laut, kedua pihak juga menjalin kolaborasi di berbagai kegiatan antara lain, kolaborasi menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan, koordinasi, serta komunikasi intensif untuk mendukung kelancaran aktivitas pelabuhan dan area labuh jangkar penting seperti di Nipa Transit Anchorage Area (NTAA).

Kolaborasi strategis juga diimplementasikan dalam menjaga keamanan dan kelancaran operasional di berbagai terminal pelabuhan serta wilayah kerja strategis. Hal ini untuk mendukung peningkatan dan kelancaran arus logistik nasional. (Riz/oryza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook