- ASDP Peduli Desa Adat dan Budaya Bali, Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar
- Pelindo Hadir Restorasi Terumbu Karang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Labuan Bajo
- Moncer Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs
- Sebagai Kekuatan Sosial dan Budaya, Ketua IKANAS Erwan Rozadi Ajak Keluarga Besar Nasution Bangun Sumut
- Hanyut ke Kalbar, Kapal Ikan Malaysia Dikawal Kodaeral XII Pulang Disambut APPM di Perbatasan
- Dampak Pemadaman Listrik di Sumut, Bobby Nasution Desak PLN Beri Kompensasi
- Kadet AAL Tampil di Hari Besar Rusia 2026, Genderang Sulung Gita Jala Taruna Memukau
- KKP Bawa Kembali Produk Perikanan Budi Daya Masuk Pasar Uni Eropa
- Ketika Kekuasaan Tidak Terawasi maka Kemanusiaan akan Menjadi Korban
- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
Pelatihan Manajemen Pengamanan Sepakbola Dimulai, Polri Datangkan Instruktur dari Inggris

Keterangan Gambar : Asops Kapolri Irjen Agung Imam Setya Effendi. Foto: Humas Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Mabes Polri menggelar pelatihan pengamanan pertandingan sepakbola, Rabu (25/1/2023). Pelatihan ini berlangsung selama sembilan hari dengan mendatangkan instruktur dari Inggris.
"Pagi kita membuka kursus pengamanan stadion yang diselenggarakan di Hotel Century yang akan dilakukan selama 9 hari dari hari ini sampai 2 Februari," kata Asops Kapolri Irjen Agung Imam Setya Effendi kepada wartawan.
Menurut Agung, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengamanan stadion sepakbola agar tidak lagi terjadi seperti Tragedi Kanjuruhan. Para pelatih atau instruktur yang didatangkan dari Inggris nantinya akan menjadi pemateri untuk para penyelenggara, salah satunya dari PSSI.
Baca Lainnya :
- Program Induk Udang Unggul NuSa Dewa Siap Topang Target Produksi Nasional 2 Ton Tahun 20240
- Ikan Paus Mati Terdampar di Bali, Dikuburkan Menggunakan Alat Berat0
- Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia, Fadli Zon: Aktivis yang Berani Bicara dan Bersikap0
- Komitmen David P Sirait Dirut IPC TPK: Terus Melakukan Inovasi dan Terobosan 0
- Kinerja Operasional dan Keuangan IPC TPK Tahun 2022 Meningkat.0
Dijelaskan Agung, kursus ini diselenggarajan untuk menjawab pertanyaan publik soal bagaimana transformasi persepakbolaan berlangsung. "Polri menyelenggarakan kursus ini untuk yang pertama tujuannya adalah bagaimana meningkatkan kemampuan kita dan kompetensi kita terutama penyelenggara maupun nanti para pelaksana di lapangan bisa memiliki kompetensi yang baik," ungkap Agung.
"Kita mengundang dari Coventry University Inggris, Prof Mike dan teman-teman, untuk menjadi pemateri dalam hal ini. Kita harapkan transformasi pengetahuan dari dari tim pemateri akan bisa membawa pengetahuan dan skill tambahan bagi penyelenggara," sambung Agung.
TIM TRAINER
Pada masa pelatihan nanti akan ada tim trainer untuk peningkatan kapasitas. Polri telah membuat aturan yang tercantum pada Perpol Nomor 10 Tahun 2022.
Tim trainer telah disiapkan yang nantinya akan menjadi trainer bagi rekan-rekan lain yang tentu perlu peningkatan kapasitas. "Kita paham bahwa pengamanan dan keselamatan pertandingan saat ini menjadi penting untuk bisa kita selenggarakan," sambung Agung.
Diungkapkqn Agung, Polri sudah mulai menata pengaturannya yakni Perpol Nomor 10 Tahun 2022. Isinys, mengatur bagaimana penyelenggara pengamanan dan keselamatan dilaksanakan. "Kita tentu tidak sendiri dan hal ini bersama dengan PSSI Liga Indonesia baru untuk menjalankan kompetisi Liga 1, Liga 2 dan Liga 3," tandas Agung.
Dalam ini pelatihan Polri juga menggandeng Kementerian PUPR karena berkaitan dengan penataan stadion. Selain itu juga Kementerian Kesehatan terkait kemungkinan ada insiden hingga mencegah adanya korban jiwa.
Kursus manajemen keamanan stadion ini diikuti oleh 66 dari kepolisian, maupun dari PSSI, perwakilan klub dan stakeholder yang lain. (Arry/ Oryza)











