- Budi Daya Lobster di Lombok Timur, KKP Dorong Kemajuan Ekosistem
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?
- KKP - ISI Yogyakarta Kembangkan Harta Karun BMKT untuk Ilmu Pengetahuan dan Seni
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka
- Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
- Podcast PWI CHANNEL Resmi Diluncurkan, Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana
- Pos Binpotmar Pegatan-Tim Gabungan Selamatkan Kapten dan ABK TB Armada Jaya 11
- Direksi PELNI Rayakan Harpelnas bersama Penumpang KM Tidar di Pelayaran Baubau ke Maumere
- Kapal TB Armada Jaya 11 Bawa 7 ABK Tenggelam di Perairan Katingan Kalteng
Menaker Yassierli: Budaya Inovasi Penting untuk Tingkatkan Kualitas Layanan

Keterangan Gambar : Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Foto: Kemnaker
Menaker Yassierli: Budaya Inovasi Penting untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Indonesiamaritimenews.com,(IMN): JAKARTA: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Kemnaker terus membangun budaya inovasi sebagai bagian dari upaya menciptakan organisasi yang adaptif dan memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat.
Menurut Yassierli, inovasi merupakan salah satu wujud konkret dari semangat A Nice Place to Grow yang menjadi salah satu core values Kemnaker. Budaya tersebut penting karena layanan ketenagakerjaan yang diberikan pemerintah berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki harapan tinggi terhadap kualitas pelayanan.
Baca Lainnya :
- PWI Pimpin Delegasi Media Arus Utama Indonesia Kunjungi Tiongkok, Simak Laporannya0
- Menaker: Balai K3 Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja0
- PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal0
- Kapal Terbakar di Belawan, Patkamla Rubiah Sigap Evakuasi ABK0
- PWI Pusat-AFPI Gelar Workshop Jurnalistik Bahas Pindar Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Publik0
"Budaya inovasi ini menjadi sebuah keniscayaan karena yang kita lakukan saat ini, lay anan-layanan kita itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki harapan yang tinggi kepada kita," ujar Yassierli pada penutupan Final Pitching Champion Hub Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2026 di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Yassierli mengatakan, ruang untuk melakukan perbaikan dalam organisasi selalu terbuka. Karena itu, setiap insan Kemnaker perlu membangun cara berpikir bahwa selalu ada kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.
"Seorang inovator itu selalu berpikir bahwa selalu ada cara untuk lebih baik," katanya.
Menurut Yassierli, semangat tersebut perlu menjadi bagian dari budaya kerja seluruh jajaran Kemnaker. Inovasi yang dihasilkan bukan hanya ditujukan untuk memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga harus memberikan dampak yang lebih baik bagi masyarakat.
"Semangatnya better and better. Kita bisa melakukan lebih baik. Dampaknya bisa buat kita dan buat masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, semangat inovasi terse but sejalan dengan nilai One Kemnaker, yaitu membangun semangat sebagai satu kementerian dengan satu tujuan dan satu kontribusi. Karena itu, inovasi yang dikembangkan setiap unit kerja perlu dilihat sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kinerja Kemnaker.
Yassierli menegaskan, menghasilkan inovasi merupakan satu hal, sedangkan memastikan inovasi tersebut dapat diterapkan secara nyata merupakan tantangan berikutnya. Karena itu, diperlukan manajemen perubahan agar gagasan yang dihasilkan dapat diterima, diterapkan, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
"Yang menjadi tantangan setelah inovasi adalah melaksanakannya. Bagaimana change management, bagaimana inovasi dan perubahan itu kita bawa, kemudian diterima dan bisa terlaksana," tuturnya. (Arry/Mar)











